Thursday, January 14, 2016

Pengaturan Arus Listrik Las


Pengaturan Arus Listrik Las
Pada proses pengelasan, arus listrik adalah hasil dari mesin las dapat diatur dengan berbagai cara :
  1. Dengan mengubah kekuatan kumparan reaktor (sirkuit sekunder). cara ini terdiri dari mengganti jumlah kumparan pada reakor dan dengan mengganti kekuatan medan magnetik reaktor.
  2. Dengan mengubah kekuatan atau posisi medan magnet pada transformer utama. Cara ini meliputi menggerakkan koil (moving coil) dan menggerakkan inti (moving core)
Sejumlah mesin las busur menggunakan tap untuk menaikkan atau menurunkan jumlah gulungan atau koil yang digunakan reaktor. reaktor biasanya diberi kabel sesuai dengan besar amper yang keluar dari setiap tap.
mesin las dengan elemen yang dapat digerakkan mampunyai roda tangan di bagian atas mesin tersebut atau pada panel depan. Penunjuk (pointer) dan skala indikator menunjukkan besar arus (amper) yang diset. Masin ini dapat dengan transformer dengan tipe moving coil, moving core atau tipe reaktor infinite adjusment.
Salah satu tipe mesin las AC adalah mesin dengan tahanan pada sirkuit kumparan reaktor yang dapat diatur (adjustable). AC dirubah ke bentuk DC dan kumparan digunakan untuk mengendalikan kekuatan magnetik reaktor. Pengendalian yang dapat diatur ini dapat dilokasikan dari jarak jauh (remoted located), yang memungkinkan operator dapat mengendalikan mesin dengan nyaman.
Transform las AC misal dengan dua buah kumparan sekunder terpisah yang masing-masing untuk penyesuaian kasar dan sirkuit rheostat (resistensi) kendali reaktor untuk penyesuaian halus. Kendali kasar dipasang pada mesin dan kendali rheostat dapat dipasang pada mesin tetapi dapat dipasang pada mesin tetapi dapat juga dipasang di luar mesin yang memungkinkan operator dapat mengoperasikan lebih enak.

Pendinginan

Kebanyakan mesin las AC didinginkan dengan udara. Beberapa mesin kecil pendinginannya secara alami atau dengan cara udara mengalir karena gaya gravitasi. Beberapa mesin terutama ukuran besar menggunakan pendinginan sirkulasi udara paksa. Sebuah motor listrik dan fan disambung dengan sirkuit primer sehingga apabila mesin dihidupkan, secara otomatis fan berputar dan sirkulasi udara pendingin terjadi.  Udara pendingin harus mudah diperoleh, sirkulasinya lancar ( baik masuk maupun keluarnya). Aliran udara pendingin harus selalu terbuka. Mesin harus selalu bersih dan ventilasinya baik. Secara periodik sekali atau dua kali setahun, casing dan laluan udara dilepas, dibersihkan dari debu yang melekat. untuk pembersihan debu ini dapat digunakan udara bertekanan atau vacum cleaner.

No comments:

Post a Comment