Sunday, October 4, 2015

PENGARUH PANJANG BUSUR DAN KECEPATAN PENGELASAN


Pengaruh Panjang Busur dan Kecepatan Pengelasan

1. PENGARUH PANJANG BUSUR

Pada pengelasan, tegangan busur dapat diperiksa secara tidak langsung dengan pemeriksaan panjang busur pengelasan, dan lain-lain. Tegangan busur pengelasan yang  dianjurkan untuk las busur kawat las terbungkus (SMAW) adalah sekitar 30 Volt. Panjang busur harus diatur agar kira-kira sama dengan diameter inti kawat elektrode las yang digunakan. Apabila panjang busur bertambah, maka tegangan busur bertambah besar dan berakibat busurnya menjadi tidak stabil, juga menghasilkan kurang penembusan.  Di bawah ini adalah tabel yang menerangkan  pengaruh panjang busur terhadap hasil pengelasan.
Panjang busur terlalu panjangPanjang busur terlalu pendek
1. Kurang penembusan1. Kurang penembusan
2. Kemungkinan terjadi terak terperangkap tinggi2. Tampilan rigi las buruk
3. Konsentrasi busur kurang3. Rigi las sempit dan menggembung las karena oksidasi dan nitrasi
4. Pengurangan kekuatan logam4. Terak terperangkap
5. Rigi las lebar dan kekuatan rendah

2. PENGARUH KECEPATAN PENGELASAN

Pada saat pengelasan, kecepatan pengelasan yang sesuai ditentukan oleh macam dan diameter kawat las yang digunakan, macam sambungan, dan metode ayunan. Untuk las busur kawat las terbungkus (SMAW), kecepatan las dinyatakan sesuai jika dihasilkan penutupan terak yang tepat. Jika kecepatan las ditambah dengan arus las dan panjang busur tetap, lebar rigi-rigi las akan berkurang. Jika kecepatan pengelasan dikurangi, maka lebar rigi las dan ketinggian penguat akan bertambah, dan akan terbakar jika logam induk tipis. Di bawah ini adalah tabel yang membahas pengaruh kecepatan las pada hasil pengelasan.
Kecepatan las terlalu tinggiKecepatan las terlalu rendah
1. Rigi las sempit dengan permukaan yang sangat kasar1. Efisiensi las buruk runcing
2. Kemungkinan terjadi takikan tinggi2. Rigi las lebar dan penguatan
3. Bentuk gelombang rigi las tinggi
Jumlah lapisan las dan ketebalan rongga pada tiap lajur mempengaruhi perubahan struktur daerah las diakibatkan oleh masukan  panas pengelasan, dan sifat-sifat mekanis daerah las. Sehingga sangat penting dalam pemilihan kcepatan las yang tepat.