Saturday, December 19, 2015

PERBAIKAN MESIN PENGOLAH PAKAN TERNAK


Pabrik-pabrik pakan ternak di Indonesia memiliki peran besar dalam industri peternakan. Ketersediaannya pakan menjadi persoalan besar bagi perusahaan pabrik pakan ternak, selain kuantitas dalam jumlah besar yang harus dipenuhi oleh pabrik, kualitas pakan ternak  tidak dapat diabaikan.
Perbaikan Mesin Pengolah Pakan Ternak

PROSES PAKAN TERNAK

Misalnya proses pembuatan pakan ayam adalah pengeringan  (drying), penggilingan (milling), pencampuran (mixing), pembutiran (pelleting),  pendinginan (coolng), penghancuran (crumbling), pengayakan (screening) danpengemasan (packing).

PENGGILINGAN (MILLING)

Pada proses penggilingan dilakukan terhadap bahan baku berbentuk butiran, yaitu jagung, bungkil kacang kedelai dan bungkil kelapa untuk diolah menjadi tepung halus.Prosesnya diawali dengan bahan disaring dengan scanner yang di dalamnya dipasang magnet untuk memisahkan bahan dari benda-benda logam halus yang dapat mengakibatkan rusaknya mesin giling, kemudian proses penggilingan. Bahan-bahan halus hasil penggilingan kemudian disimpan sementara di dalam Bin (chamber) dengan elevator dan conveyor untuk proses selanjutnya.

PENCAMPURAN (MIXING)

Proses tahap pencampuran bertujuan untuk mencampur semua bahan baku dan bahan tambahan dengan komposisi tertentu untuk menjadi pakan. Tahap pencampuran dilakukan berdasarkan formula pakan ternak yang akan diproduksi. Semua bahan ditimbang dengan timbangan otomatis yang terdapat diatas mesin pencampur dan kemudian dicurahkan ke dalam mesin pencampur (mixer) untuk dicampur dan diaduk dengan CPO (Crude Palm Oil), obat-obatan, mineral, dan vitamin.

PEMBUTIRAN (PELLETING)

Proses palleting atau pembutiran untuk membetuk hasil pencampuran menjadi bentuk pellet, hasil pencampuran dipanaskan terlebih dahulu  dengan uap panas bersuhu 980 yang dialirkan ke dalam chamber pellet sehingga bentuk bahan menjadi bubur panas. Tahap selanjutya bubur panas ini dialirkan menuju hygieneser yang suhunya 920 agar pakan menjadi higienis, kemudian dialirkan menuju cetakan berbentuk lingkaran dengan saringan berdiameter 3-5 mm disisinya yang terdapat di ujung mesin pellet dan dipress keluar melalui saringan tersebut. Hasil press adalah pakan berbentuk bulat memanjang dengan diameter yang sesuai dengan diameter saringan pellet. Proses selanjutnya, pakan dipotong sesuai ukuran oleh pisau-pisau yang bergerak secara otomatis. Hasil dari proses ini berbentuk butiran yang disebut pellet. Kemudia pellet dialirkan melalui pipa ke mesin pendinginan (cooler).

PENDINGINAN (COOLER)

pada proses pendinginan adalah untuk mendinginkan pellet dan mengurangi kelembaban pada pelle. Karena pellet masih panas dan mengandung kadar air tinggi akan mudah terserang jamur sehingga produk tidak tahan lama.  Mesin pendingin untuk  mendinginkan pellet dengan bantuan dua blower, blower pertama untuk mengalirkan udara dingin ke pellet, sedangkan blower kedua untuk menghisap dan mengalirkan udara panas ke udara bebas.

PENGHANCURAN (CRUMBLING)

Proses ini khusus digunakan untuk produk crumble untuk menghancurkan pellet menjadi butiran-butiran yang lebih kecil dan halus yang disebut crumble. Selanjutnya crumble dibawa ke mesin pengayak dengan elevator.

PENGAYAKAN (SCREENING)

Pengayakan adalah untuk memisahkan crumble yang sesuai dengan ukuran dengan yang melebihi ukuran. Misalnya ukuran saringan yang digunakan pada mesin pengayak adalah 4 dan 6 mesh. Pakan yang sesuai ukurannya langsung diproses  ke penampungan untuk dikemas, sedangkan yang melebihi ukuran dibawa kembali ke chamber pelletuntuk diproses ulang

PENGEMASAN (PACKING)

Produk yang sudah jadi jadi, baik berupa tepung maupun butiran (pellet), dicurahkan dari tempat penampungan (bin) masing-masing ke dalam karung plastik sambil ditimbang dan dilakukan pengemasan.

PERBAIKAN MESIN PENGOLAH PAKAN TERNAK

Semua proses pengolahan pakan ternak, membutuhkan beberapa jenis mesin-mesin yang cukup banyak. Mesin-mesin ini sangat penting untuk produksi pakan ternak, sehingga harus selalu bekerja secara maksimal. Tidak dapat dipungkiri bahwa mesin dapat mengalami kerusakan, sehingga harus selalu dilakukan perawatan. Untuk perawatan dan perbaikan mesin pengolah pakan ternak dapat dilakukan dengan pengelsan menggunakan kawat las EDZONA, kawat las Edzona adalah kawat las khusus untuk maintenance mesin yang memiliki banyak keunggulan.