Wednesday, July 22, 2015

KAWAT LAS MESIN BUBUT

Kawat las Mesin Bubut

TENTANG MESIN BUBUT

Prinsip kerja pada mesin bubut adalah benda kerja yang berputar, dan pisau bubut bergerak memanjang dan melintang. Sehingga menghasilkan ini dihasilkan sayatan dan benda kerja yang umumnya simetris. Gerakan pada mesin ini terdiri dari gerakan putar yang disebut gerak potong relatif dan gerakkan translasi (pahat) disebut gerak umpan.  Sehingga dengan adanya kedua gerakan tersebut maka diperoleh ulir dengan ukuran yang berbeda-beda. Hal ini dapat dilakukan dengan menukar roda gigi translasi yang menghubungkan poros spindel dengan poros ulir.

BAGIAN MESIN BUBUT

KEPALA TETAP

Kepala tetap adalah di dalamnya terdapat transmisi roda gigi, kepala tetap adalah bagian yang memutar benda kerdidalamnya. Pada Kepala tetap terdapat berbagai bagian mesin yang memudahkan kita melakukan pekerjaan misalnya plat mesin; cakra bertingkat; engkol pengatur pasangan roda gigi; motor penggerak mesin. Pada kepala tetap ini juga terdapat cekam, yaitu alat pemegang benda kerja sehingga aman pada saat dikerjakan. Cekam pada mesin bubut dapat dibedakan menjadi dua, yaitu Cekam rahang empat dan cekam rahang tiga. Pda cekam rahang empat, pada saat menggerakkan kunci penggeraknya, maka rahang yang bergerak adalah satu persatu. Cekam rahang tiga pergerakan rahang penjepitnya  secara serentak sehingga pada saat menggerakkan satu kunci penggeraknya, maka ketiga rahang bergerak serentak.

KEPALA LEPAS

Kepala lepas adalah bagian dari mesin bubut terletak disebelah kanan mesin bubut, yang berfungsi untuk menopang benda kerja yang panjang. Benda kerja yang panjang harus ditopang karena saat mengerjakan benda berukuran panjang, kemungkinan bengkok sangat besa. Bagian yang ditopang adalah kepala tetap dan kepala lepas.

ALAS MESIN

Alas pada mesin bubut adalah untuk tempat kedudukan kepala lepas, tempat kedudukan eretan dan tempat kedudukan penyangga diam.

ERETAN

Eretan adalah alat untuk melakukan proses pemakanan pada benda kerja dengan gerakan  kekiri dan kekanan sepanjang meja. Eretan utama bergerak sepanjang meja sambil membawa eretan lintang dan eretan atas dan dudukan pahat.

PEKERJAAN YANG DILAKUKAN MESIN BUBUT

Pekerjaan-pekerjaan yang umumnya dikerjakan oleh mesin bubut adalah membubut luar, membubut permukaan, membubut dalam, memotong, membubut tirus, membuat ulir

KAWAT LAS MESIN BUBUT

Kawat Las Mesin Bubut, untuk perbaikan dan perawatan mesin bubut. Karena mesin bubut memerlukan perawatan yang baik agar tetap beroperasi secara maksimal bagi perusahaan. Kawat las untuk mesin misalnya untuk roda gigi, pisau mesin bubut, pelapis, dan bagian lainnya. Penggunaan Kawat las EDZONA adalah pemilihan yang tepat, karena kawat las EDZONA fokus pada kawat las untuk maintenance mesin.

Monday, July 13, 2015

KAWAT LAS INDUSTRI KAYU LAPIS

Kawat Las Industri Kayu Lapis

KAYU LAPIS (PLYWOOD)

Kayu Lapis (Plywood) adalah sebuah produk berbahan dasar kayu yang terbuat dari lembaran vinir yang digabungkan dan direkatkan menjadi satu dengan disusun secara silang tegak lurus.

KELEBIHAN KAYU LAPIS DIBANDING KAYU SOLID

  • Dimensi kayu lapis lebih tebal
  • Pinggirnya tidak akan pecah saat dipaku
  • Kekuatan untuk penarikan posisi tegak lurus serat lebih besar
  • Cukup ringan bila dibandingkan dengan luas permukaannya.
  • Bidangnya yang luas bisa ditutup dengan singkat
  • Kekuatan pemasangan skrup relatif lebih kuat
  • Warna tekstur dan serat bisa dibuat merata sehingga polanya lebih simetris

ALASAN PENINGKATAN PRODUKSI KAYU LAPIS

  1. Jumlah permintaan kayu lapis semakin tinggi ( baik di dalam maupun di luar negeri)
  2. Banyaknya bahan baku berupa kayu bulat yang bisa didapatkan di Indonesia
  3. Hasil dari studi kelayakan menunjukkan besarnya keuntungan jika memproduksi sendiri

HASIL PRODUKSI KAYU LAPIS

  • Vinir merupakan lemparan kayu yang tipis berukuran mulai dari 0,24 mm – 0,6 mm, dengan proses pembuatannya dari pengupasan dolok kayu jenis tertentu.
  • Kayu Lapis (Plywood) merupakan gabungan vinir yang direkatkan menjadi satu dengan posisi arah serat saling tegak lurus dan jumlahnya ganjil (3 lapis adalah tripleks / three-ply, 5 lapis adalah 5 ply, 7 lapis adalah 7 ply dan 9 lapis adalah 9 ply, 5 lapis keatsa disebut juga sebagai multipleks/multiply.
  • Papan Lamina (Laminated Wood) merupakan papan yang terbuat dari gabungan vinir yang direkatkan menjadi satu dengan arah serat yang sama.
  • papan Balok (Block Board) merupakan papan yang bagian penyusunnya terdiri dari beberapa bahan yaitu lapisan muka dan belakangnya finir (lapisan luar) dan lapisan tengahnya potongan kayu yang memanjang dan disusun berdampingan.

BAHAN KAYU YANG DIGUNAKAN

  • Merawan (Hopea spp.)
  • Meranti (Shorea spp.)
  • Agathis (Damar) (Agathis spp.)
  • Kapur (Dryobalanops aromatica)
  • Kempas (Koompasia spp.)
  • Sonokembang (Pterocarpus indicus)
  • Mangir (Canophyllum spp.)
  • Keruing (Dipterocarpus spp.)
  • Jati (Tectona grandis)
  • kayu hitam (Ebony) (Diospyros spp.)
  • Kuku (Periopsis mooniana)
  • Rengas (Gluta rengas)
  • Sonokeling (Dalbergia laetifolia)

PENGGUNAAN KAYU LAPIS

  • Bangunan
  • Body Alat Transportasi
  • Furniture
  • Packing
  • Aksesoris Barang Industri
  • Kerajinan

MESIN YANG DIGUNAKAN

  1. Alat Pemotong Log : Cara kerja sama dengan chain saw namun menggunakan tenaga listrik.
  2. Mesin Pembersih Kulit Log (Deabarker machien) : Berfungsi untuk membersihkan kayu dari kulit lunak maupun kulit keras.
  3. Mesin Pengupasan (Rotary Machine) : Berfungsi membubut log kayu untuk dijadikan lembaran vinir.
  4. Mesin Pengering (Dryer Machine) : Berfungsi untuk mengeringkan hasil dari pembubutan yaitu gulungan vinir.
  5. Mesin Pemotong Vinir (Veneer Clipper)
  6. Mesin Core Composer (Short Core Composer dan Long Core Composer) : Berfungsi menyambung vinir yang hasil kupasannya kurang sempurna.
  7. Mesin Glue Spreader : Berfungsi untuk merekatkan lem pada vinir yang telah diproses oleh mesin dryer.
  8. Mesin Hot Press : Berfungsi membentuk ikatan yang permanen antar vinir.
  9. Double Saw Machine
  10. Mesin Potong dan Ampelas (Double Saw and Sander Machine)
  11. Mesin Dempul (Putty Machine)
  12. Mesin Sensor Ketebalan (Thickness Sensor Machine)

PERAWATAN MESIN INDUSTRI KAYU LAPIS

Untuk memaksimalkan kinerja mesin pada industri kayu lapis harus selalu diadakan pemeliharaan rutin mesin yang menjadi pusat utama produksi. Hasil Produksi yang selalu meningkat akan membuat kinerja mesin akan semakin berat, sehingga pemeliharaan adalah salah satu faktor utama untuk penentu kelancaran proses produksi Kayu Lapis.

KERUSAKAN PADA MESIN INDUSTRI KAYU LAPIS

Untuk kerusakan yang umum terjadi adalah terjadinya keretakan dan kerusakan lain yang membutuhkan pengelasan yang sesuai dengan jenis bahan mesin yang ada pada pabrik Kayu Lapis.

KAWAT LAS UNTUK MESIN INDUSTRI KAYU LAPIS

Kawat Las Industri Kayu Lapis, Untuk mendapatkan hasil pengelasan maksimal sebaiknay diganakan jenis kawat las yang tepat dan berkualitas baik sehingga akan memeperpanjang umur mesin. EDZONA menyediakan beberapa jenis Kawat Las Industri Kayu Lapis yang bisa dipilih untuk perawatan mesin Anda, antara lain adalah sebagai berikut :
AWS  E 312 – 16. E 312 – 17
E 29 9 R 12
DC +/AC
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
C 0.09   S 0.016 | Si 0.86  Ni 9.0 | Mn 0.80  Cr 29.2 | P 0.019
kawat las problem steel ini anda tidak perlu memilih banyak jenis kawat las yang sesuai untuk berbagai keperluan. Tensile strength extra tinggi 700-840 N/mm2 dan kepadatan hasil las yang sangat sempurna, menghasilkan mutu las yang tidak ada tandingannya. Tidak retak, tidak lepas, tahan tekukan, tarikan dan benturan. Dengan menggunakan kawat las ini slag yang lepas secara otomatis dan dapat diulang tanpa membuang sisa yang lama, karena mengandung formula khusus pada coating-nya
AWS  NiFe
AC/DC +/-
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
Hardness : 200 HB
Untuk pengelasan berbagai jenis besi cor. Dapat menyambung secara sempurna antara besi cor dengan berbagai macam baja termasuk stainless steel, karena mengandung formula khusus pada coatingnya.

Friday, July 10, 2015

PENGELASAN REL KERETA API


Sebelumya telah dibahas tentang kawat las untuk kereta api, maka kali ini akan membahas pengelasan rel kereta api.
pengelasan rel kereta api 2

RANGKAIAN KERETA API

Rangkaian pada kereta api, setidaknya ada dua unit, sedangkan hanya bis rel kereta yang bisa beroperasi hanya dengan satu unit. Unit dalam rangkaian kereta api adalah lokomotif atau gerbong. Begitu juga dengan rel kereta api, yang harus disambungkan agar menjadi jalur kereta. Rel pada kereta api adalah berbahan logam untuk landasan jalur kereta api yang mengarahkan kereta api tanda memerlukan pengendalian. Rel terbentuk dari logam-logam sama panjang yang dipasang pada bantalan sebagai dasar landasan dengan diikat pada bantalan menggunakan paku rel, sekrup.

PENGELASAN REL KERETA API

Jenis Pengelasan rel kereta api, terdiri dari :
  • Las termit
Las ternit pada rel kereta api menggunakan bahan kimia senyawa besi, ditempatkan diantara rel kemudian direaksikan dengan diberikan suhu sampai mencairkan bahan kima tersebut dan menyambungkan kedua rel. Setelah kedua rel menyambung, sisa hasil reaksi kimia dipotong dan diratakan dengan rel.
  • Las kilatan listrik
Las kilatan listrik atau flash butt welding ini adalah salah satu mengelas rel kereta api dengan mendekarkan ujung rel yang akan disambung dengan memberi muatan listrik dengan arus listrik yang sangat besar. Saat terjadi kontak atara rel dan listrik maka akan terjadi kilatan yang memanaskan dan melehkan ujung kedua rel. Setelah ujung rel meleleh kemudian didekatkan maka terjadi pijaran dan rel meleleh dan kemudian disatukan dengan memberikan tekanan. Hasil sambungan dengan metode ini, lebih kuat dari pada menggunakan las ternit dan membutuhkan waktu yang lebih singkat. Namun metode ini, terlalu dan berbahaya dan tidak cocok diterapkan di Indonesia karena arus rel dapat mengalir ke rel yang lain sehingga berbahaya jika rel dekat dengan pemukiman penduduk terutama anak-anak yang tidak sengaja menyentuh rel yang diberi muatan listrik dan dapat menimbulkan bahaya sengatan listrik.
  • Sambungan baut
Sambungan dengan baut menggunakan satu penyamngga yang disebut dengan fish plate. Fish plate dijepitkan dengan 4 atau 6 baut pada rel yang akan disambung. Saat menyambungkan kedua rel, harus diberi celah antara kedua ujung rel agar rel tidak melengkung karena panas terkena sinar matahari. Tetapi, celah tersebut menyebabkan rel tidak sama tinggi ketika roda kereta api melintas dan menimbulkan bunyi antara rel dan kedua ujung rel.
  • Kawat Las Kereta Api
Kereta Api adalah alat transportrasi terbuat dari besi, baja, aluminium, dan logam lainnya. Untuk melakukan perawatan kereta api, pengelasan menggunakan kawat las Edzona adalah pilihan yang tepat. Misalnya kawat las EDZONA 210 dengan spesifikasi :
C 0.6  Si 0.5
Mn 14  Cr 14
130 % Recovery
DC+/AC
Hardness : 250 HB – 450 HB, Hardness After Work
Diameter : 3,20 – 4,00
Kawat Las Hardfacing Edzona-210 adalah kawat las hardfacing lapisan keras dengan kandungan Manganese diatas 14%. Tahan terhadap gesekan yang sangat kuat sekalipun. Untuk perbaikan, penyambungan dan pelapisan benda-benda yang dirancang tahan gesekan. Terhindar dari keausan akibat gesekan logam dengan logam atau logam dengan benda abrasif lainnya. Tahan benturan tanpa lepas.

Wednesday, July 8, 2015

KAWAT LAS UNTUK KERETA API

Kawat las Untuk Kereta Api

TENTANG KERETA API

Kereta api yang merupakan salah satu transportrasi ini, masih menjadi favorit bagi penumpang yang dapat mengangkut penumpang ataupun barang dalam jumlah banyak sekaligus. Kereta api merupakan trsnaparotrasi yang terdiri dari lokomotif dan gerbong yang berjalan di atas rel dengan jalur yang sudah diatur atau direncanakan. Lokomotif sebagai penggerak yang menarik rangkaian gerbong. Terdapat 3 jenis rangkaian lokomotif yaitu lokomotif uap yang tenaganya dari pembakaran air di ketel, lokomotif diesel yang berasal dari mesin tenaga diesel, lokomotif listrik yang menggunakan tenaga listrik.

PERAWATAN KERETA API

Untuk perawatan kereta api, terdapat tempat untuk melakukan perawatan secara rutin, dan sebagai tempat untuk perbaikan ringan kereta api, yaitu Depo kereta api. Perawatan yang dilakukan secara rutin adalah pemeriksaan harian termasuk pembersihan dan pencucian kereta api.  Fasilitas depo kereta api, terdiri dari pencucian kereta, inspeksi terjadwal, pemeliharaan harian, jalur stabling untuk parkir kereta, perbaikan ringan kereta

PERAWATAN HARIAN KERETA API

Perawatan Harian Kereta Api terdiri dari  :
  • Memeriksa bahan bakar, pemdingin, dan cairan hidraulik kereta api
  • Memeriksa diagnoda komputer berdasarkan unjuk kerja.
  • Melakukan identifikasi sedini mungkin kemungkinan kerusakan
  • Menindak lajuti laporan harian masinis dengan cepat

INSPEKSI TERJADWAL

Inspeksi terjadwal terdiri dari :
  • Melakukan pemeriksaan terjadwal terhadap komponen agar permasalahan teridentifikasi sebelum kerusakan terjadi pada saat operasi.
  • mempertimbangkan jadwal berdasarkan skala ekonomi.
  • Melakukan inspeksi pada saat di luar jam sibuk
  • Mengatur penjadwalan berdasarkan jarak tempuh atau waktu operasi kereta api, misalnya setelah jarak tempuh 1500 km, 6,000km, dan sebagainya

PENGGANTIAN SUKU CADANG PREVENTIF

Adalah penggantian suku cadang sebelum kerusakan,  terdiri dari :
  • Melakuka pergantian suku cadang berdasarkan jarak tempuh atau kondisi perangkat kereta api
  • Mengganti suku cadang tertentu kegagalan operasi terjadi
  • Biasanya dikaitkan dengan inspeksi terjadwal

PERAWATAN TIDAK TERJADWAL

  • Perbaikan kereta api dilakukan setelah terjadi kegagalan perangkat kereta api
  • Perawatan preventif tidak terjadwal adalah mengganti perangkat kerta api yang rusak untuk menghindari gagal operasi.

KAWAT LAS UNTUK KERETA API

Kereta Api adalah alat transportrasi terbuat dari besi, baja, aluminium, dan logam lainnya. Untuk melakukan perawatan kereta api, pengelasan menggunakan kawat las Edzona adalah pilihan yang tepat. Misalnya kawat las Edzona 210 dengan spesisfikasi :
C 0.6  Si 0.5
Mn 14  Cr 14
130 % Recovery
DC+/AC
Hardness : 250 HB – 450 HB, Hardness After Work
Diameter : 3,20 – 4,00
Kawat Las Hardfacing Edzona-210 adalah kawat las hardfacing lapisan keras dengan kandungan Manganese diatas 14%. Tahan terhadap gesekan yang sangat kuat sekalipun. Untuk perbaikan, penyambungan dan pelapisan benda-benda yang dirancang tahan gesekan. Terhindar dari keausan akibat gesekan logam dengan logam atau logam dengan benda abrasif lainnya. Tahan benturan tanpa lepas.

Monday, July 6, 2015

KAWAT LAS PERBAIKAN CYLINDER HEAD

Kawat Las Perbaikan Cylinder Head

CYLINDER HEAD

Cylinder Head (Silinder Kop) adalah salah satu bagian pada mobil yang posisinya berada paling atas yang terbuat dari besi atau aluminium. Di dalam silinder kop terdapat beberapa komponen mesin mobil didalamnya yaitu timelar, noken as, klep dan pernya. Pada pemasangannya, silinder kop dibaut sekuat mungkin dengan tekanan tertentu dan dilapisi dengan gasket untuk packingnya.

KERUSAKAN CYLINDER HEAD

Cylinder Head pada aplikasinya akan menerima beban yang cukup berat. Beban utamanya adalah menahan tekanan kompresi. Sehingga dalam jangka waktu tertentu akan terjadi beberapa kerusakan pada bagian ini. Kerusakan tersebut antara lain adalah :
– Packing Cylinder head rusak sehingga akan mengakibatkan kompresi bocor dan mesin menjadi pincang, kerusakan bisa terjadi pada hubungan antara 2 cylinder atau pada hubungan oli dan air, yang mengakibatkan mesin menjadi pincang dan oli akan berubah warna menjadi seperti susu juga air radiator menjadi berminyak.
– Cylinder head retak biasanya terjadi pada mesin diesel, keretakan pada umumnya terjadi karena over heat, yaitu mesin terlalu panas yang diakibatkan muatan yang berlebihan atau sistem pendinginan yang rusak karena kebocoran salahsatunya. Keretakan juga sering disebabkan karena melepaskan thermosat, yaitu saat mesin sedang panas bukan mencari penyebab panas tetapi memilih melepaskan. Untuk kasus yang sederhana, keretakan ini bisa diperbaiki dengan las atau dikeling.

AKIBAT KERUSAKAN CYLINDER HEAD

Jika cylinder head telah retak, maka mesin menjadi panas dan air diradiator menjadi berminyak. Selain itu bila setelan klepnya terlalu rapat mengakibatkan permukaan klep bisa jadi terbakar, sehingga memunculkan gejala ketika hidup akan menimbulkan letupan ketupan.

TIPS PERBAIKAN CYLINDER HEAD

Untuk memperbaiki cylinder head, harus diturunkan dulu kemudian di skur klep dan dudukan klepnya. Permukaan harus bersih dan licin sampai terlihat mengkilap. Cara untuk skur klep adalah dengan cara sambil mengetuk dan memutar alat tersebut menggunakan kedua tangan. Skur klep yang benar bisa menjadikan masa pakai mesin akan menjadi lebih lama. Biasanya beberapa orang suka menggunakan mesin bor, hal tersebut cukup baik untuk permulaan saja namun jika terlalu lama bisa jadi akan merubah sudut dudukan klepnya.

PENGELASAN PADA CYLINDER HEAD

Untuk mengatasi Cylinder Head yang retak bisa ditangani dengan pengelasan, dengan pengelasan yang tepat makan akan membuat cylinder head mampu berfungsi secara maksimal.

KAWAT LAS PERBAIKAN CYLINDER HEAD

Kawat las EDZONA menyediakan beberapa item yang digunakan dalam peraikan cylinder cops, yaitu :

KAWAT LAS CAST IRON EDZONA-60

AWS E Ni Cu-B
AC/DC +/-
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
Hardness : 165 HB
kawat las cast iron khusus dengan inti nikel-tembaga yang sangat baik untuk pengelasan komponen yang terbuat dari besi cor yang mengandung tembaga, bisa dilakukan tanpa pemanasan awal atau dengan pemanasan awal (sampai 200 C).

KAWAT LAS CAST IRON EDZONA-90

AWS E Ni Ni-Cl
AC/DC +/-
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
Hardness : 175 HB
Dapat ini digunakan tanpa pemanasan awal, dengan daya tutup yang tinggi, sehingga amat ekonomis tahan terhadap ampere yang tinggi tanpa rusak atau terbakar serta tidak akan terjadi undercut.

KAWAT LAS CAST IRON EDZONA-10 FN

AWS E Ni Ni Fe-Cl
AC/DC +/-
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
Hardness : 180 HB
Untuk semua jenis besi tuang malleable kandungan Ni Fe balance yang masih dapat dimachining, keistimewaan dapat untuk penyambungan antara besi tuang dengan stainless steel, baja, besi.

Friday, July 3, 2015

PERBAIKAN BLOWER MESIN INDUSTRI

Perbaikan Blower Mesin Industri

Mesin blower dalam dunia industri adalah mesin yang digunakan untuk memperbesar atau menaikkan tekanan udara kemudian dialirkan ke dalam suatu ruangan.Blower juga sebagai pemvakuman atau pengisapan udara tertentu.
Blower memiliki nama lain berdasarkan penggunaannya, misalnya :
  • exhauter dalah sebutan blower yang digunakan untuk keperluan gas dari dalam oven kokas
  • booster atau circulator adalah sebutan untuk blower yang mensirkulasikan gas-gas tertentu di dalam tahap proses-proses secara kimiawi.
  • Kompresor untuk memapatkan udara yang biasanya menghisap udara dari atmosfer.
Blower banyak digunakan dalam dunia industri untuk menggerakkan pesawat pneumatic, boor, hammer, pesawat angkat, pembersih pasir, alat kontrol, penyemprotan, pompa, dan masih banyak lagi.

JENIS BLOWER

Pada umumnya, blower dibagi menjadi dua jenis, yaitu :
  1. Positive Diplacement Blower
Jenis blower yang udara atau gas dipindahkan oervolume di dalam ruangan yang disebabkan pegerakan elemen impeler berputar karena adanya perubahan massa udara yang dipindahkan. Jenis blower ini yang sering digunakan dalam dunis industri yaitu rotary blower (vane blower) untuk kapasitas kecil dan fluida bersih
  1. Sentrifugal Blower
Blower yang terdiri dari satu impeller atau lebih dengan adanya sudu-sudu pada poros pada casing. Udara masuk ke dalam casing dengan horizontal akibat dari perputaran poros sehingga ruang pipa masuk menjadi vakum, kemudian udara keluar.

PENGOPERASIAN BLOWER

Pengoperasian blower hampir sama dengan pengoperasian pompa pada umumnya, ketika menghidupkan ataupun menghentikan mesin harus dilakukan pengecekan untuk mengurangi beban penggerak, dengan langkah-langkah :
  1. Menutup discharge valve
  2. Membuka suction vealve
  3. Drain dan vent
  4. Indukator Pg setel 0
  5. Hidupkan beban nol, kemudian tunggu sampai keadaan mesin normal, mengamati getaran, suhu, bunyi, pressure head, pemakaian daya, sambungan pompa
  6. Setelah keadaan normal mesin terapai, membukan discharge valve, kemudian amati pemakaian daya pada pompa dan batas maksimum pembebanan.
Langkah yang dilakukan saat menghentikan pompa adalah :
  1. Menutup discharge valve
  2. Mencatat getaran, suhu, pemakaian daya, pressure head-maksimum
  3. Menunggu sampai Keadaan normal tercapai, matikan mesin
  4. Menutup suction valve
  5. Drain
  6. Memeriksa keadaan pompa
  7. Memulihkan rangkaian pipa saluran
Dan selama proses pengoperasian blower, hal yang diperhatikan adalah temperatur dan jumlah oli atau batas jam pengoperasian blower.

PERAWATAN DAN PERBAIKAN BLOWER MESIN INDUSTRI

Perbaikan Blower Mesin Industri. Blower agar tetap berfungsi dengan baik, harus dilakukan perawatan yang baik dan perbaikan secara maksimal jika terjadi kerusakan. Salah satu cara terbaik dalah menggunakan kawat las EDZONA untuk segala macam perbaikan, maintenance atau reparasi mesin Anda. Untuk blower ini, Kawat las yang cocok adalah

KAWAT LAS CAST IRON EDZONA-50 HR :

AWS E St | AC/DC +/-
Diameter : 2,6 . 3,20 – 4,00
Hardness : 300-330 HB
kawat las untuk besi tuang yang terkontaminasi, berkomposisi bebas Ni, penetrasi baik serta hasil depositenya tidak korosi, tahan benturan dan tahan gesekan, keistimewaan dapat di tumpuk hasil lasnya lebih dari 3 lapis tidak retak walaupun tanpa under layer. Dapat diaplikasikan pada Build up Roll Sakura, Drum Drawing, Pump Centrifugal, Blower, Clamp serta semua parts Besi tuang Ductille dll.

Wednesday, July 1, 2015

GALVANISASI UNTUK MENCEGAH KARAT


Besi, baja sudah banyak digunakan di dunia industri indonesia dan dunia, namun akan dapat mengakibatkan kerugian yang besar jika mengalami karat pada besi atau baja milik perusahaan, karena dapat menghambat proses produksi perusahaan. Maka pencegahan aset perusahaan dari korosi sangat penting, dan dsalah satu caranya adalah dengan galvanisasi.Galvanisasi Untuk Mencegah Karat

TENTANG GALVANISASI

Galvanisasi untuk mencegah karat, karena ini adalah proses memberian lapisan seng agar tidak terjadi pengaratan. Seperti penggunaan cat kayu, maka cat kayu tersebut adalah galvanisnya. Metode galvanisasai biasanya dilakukan dengan pencelupan benda kerja ke seng cair, metode elektrokimia, metode elektrodeposisi. Pelapisan yang menggunakan seng, karena seng adalah logam yang tahan karat pada lingkungan apapun, seng juga sebagai perlindungan katodik pada baja. Artinya walaupun logam galvanis tergores dan terekspos udara, baja akan tetap terlindungi dari karat.

KEUNTUNGAN GALVANISASI

Galvanisasi yang sudah digunakan pada banyak insudtri, karena memiliki beberapa kelebihan yaitu :
  • Dengan Ikatan metalurgi antara benda dan logam yang terbentuk, memberikan daya tahan tinggi terhadap korosi.
  • Perlindungan menyeluruh pada seluruh permukaan
  • Dapat dikerjakan dalam bentuk cuaca apapun, sehingga memungkinkan proyek dapat diselesaikan tepat waktu perencanaan.
  • Pelaksanaan inspeksi cepat, sederhana dan hanya membutuhkan tenaga kerja yang sedikit
  • Perlindungan katodik

PROSES GALVANISASI

Galvanizing : pelapisan dengan pencelupan benda kerja kedalam cairan seng atau zinc pada temperatur lebih 450-470°C, dengan prosesnya adalah sebagai berikut (lihat gambar) :
  • Degreasing : menghilangkan minyak atau material organik
  • Water Rising : membersihkan sisa dari caustic soda pada proses degreasing
  • Acid Pickling : menghilangkan karat pada benda kerja
  • Water Rising : membersihkan sisa asam dari proses acid pickling
  • Prefluxing : menjaga kesetabilan permukaan
  • Dipping : pencelupan pada Zinc atau seng panas
  • Quencing : pendinginan

PIPA BAJA GALVANIS

pipa baja galvanis atau pipa besi galvanis merupakan pipa baja yang telah dilapisi dengan seng proses galvanisasi. Lapisan ini melindungi baja dari korosi. Pipa ini sering digunakan untuk konstruksi bangunan, pagar, listrik, pintu gerbang, kursi, atau untuk beberapa pipa interior. Selain itu , banyak penerapan galvanisasi yang lain.
Pada benda kerja galvanisasi, diperlukan pengelasan yang sesuai dengan kawat las silikon rendah dan mempunyai susunan metalurgi yang sama dengan logam dasarnya. Hal ini agar tidak terjadi lapisan galvanis lebih tebal pada bagian logam yang dilas. Kawat las yang cocok misalnya adalahKawat Las EDZONA 110.