Friday, August 21, 2015

PERBAIKAN MESIN EXTRUDER

Perbaikan Mesin Extruder
adalah mesin untuk melakukan proses ekstrusi meliputi pencampuran bahan, pemasakan, dan pencetakan. Ekstrusi sendiri adalah perlakuan kombinasi dari proses  tekanan, gesekan, dan suhu dalam suatu ulir yang bergerak dalam waktu yang bersamaan. Mesi ini banyak digunakan untuk memproduksi makanan dengan aneka ragam bentuk, seperti bulat, bentuk bunga, stick, hamburger ball shape, dan sebagainya. Terdapat ada 2 macam ekstruder, yaitu ekstruder ulir tunggal (Single Screw Extruder) dan ekstruder ulir ganda (Double Screw Extruder). Bagian penting dalam mesin extruder adalah batang ulir(Screw) dan selubung silinder(Barrel)

TAHAPAN- TAHAPAN PROSES MESIN EXTRUDER

Ptoses yang bisa dilakukan mesin extruder adalah : [1] Proses menbawa bahan secara kontinu [2] Proses pencampuran atau pengadukan [3] Proses meghomogenkan dan mereaksikan [4] Proses penghantaran dan pembangkitan energi panas dan mekanis untuk memplastiskan bahan. [5] Proses membentuk dan mencetak.

PRINSIP EXTRUDER

Prinsip kerja extruder adalah proses memanasi dan membentuk dalam pengaruh  tekanan tinggi dan keluar melalui pencetak (die) dan proses pemasakan ekstrusi termasuk proses pemasakan modern baik High Temperature Short  Time/ Suhu Tinggi Waktu Pendek.
Bentuk dan ukuran die menentukan bentuk geometris  ekstrudat yang dihasilkan. Misalnya: Pembuatan crispbread roti renyah, lubang die pipih atau gepeng, pembuatan cheese ball,  lubang die bulat, produk tabung yang ditengah diisi vanila, coklat keju, lubang die bentuk ring seperti Momogi, Coco cranch; dan masih banyak lagi.
Fungsi suhu tinggi adalah: [1] memasak, [2] sterilisasi, [3] menginaktifkan enzim, anti- nutrisi, anti tripsin, ammonia (urea) [4] Penguapan air
Fungsi tekanan adalah: [1] Menghasilkan gaya ’shear’ dan mengalirkan bahan sepanjang ruang ekstrusi. [2] mengeluarkan dan mengembangkan produk menjadi bentuk puffing (brondong) [3] Tekanan pada ujung ekstruder (4 – 6 atm)
Pada saat bahan keluar dari lubang pencetak [1] Suhu turun (menjadi 28 derajat C ) [2] Tekanan turun tiba-tiba [3] Ekspansi uap air [4] Akibatnya : bahan menjadi mengembang, proses pengeringan, proses pendinginan adiabatis

PERBAIKAN MESIN EXTRUDER

Setiap mesin agar dapat berjalan maksimal perlu dilakukan dan perawatan, karena mesin dapat mengalami aus, korosi, atau karena hal lain. Untuk mesin extruder, perbaikan dapat dilakukan dengan pengelasan dan menggunakan kawat las EDZONA. Kawat las Edzona selalu memberikan pelayanan terbaik dengan produk berkualitas dan penyampaian produk tepat waktu.

SPESIFIKASI KAWAT LAS NON FERROUS METALS EDZONA-AL 43:

AWS : E 4043
DIN
1732 El-Al Si 5 Rest
DC+
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
Kawat Las Non Ferrous Metals Edzona-AL 43 alumunium adalah kawat las Alumunium yang dirancang khusus untuk arus DC (+). Hasil pengelasan yang padat tanpa porosity bebas percikan dan terak mudah dibersihkan. Dapat menyatu dengan baik pada alumunium biasa dan alumunium alloy. Dapat digunakan untuk segala posisi pengelasan.

Wednesday, August 19, 2015

PERBAIKAN MESIN FRAIS (MILLING MACHINE)


Perbaikan Mesin Frais (Milling Machine)

MESIN FRAIS (MILLING MACHINE)

Mesin yang berfungsi untuk memotong dengan cara menyayat dengan komponen utamanya adalah alat potong bermata banyak yang bekerja secara memutar, pisau tersebut dipasangkan pada sumbu, kemudian pisau tersebut berputar berdasarkan gerak sumbu yang diputar oleh motor listrik dengan putaran sesuai kebutuhan.

MACAM BENTUK HASIL  FRAIS

Dengan cara pengerjaan yang berbeda-beda, mesin frais juga menghasilkan beberapa hasil yang berbeda juga antara lain adalah bidang rata datar, bidang rata miring menyudut, bidang siku, bidang sejajar, alur lurus atau melingkar, segi beraturan atau tidak beraturan, pengeboran lubang atau perbesaran lubang, roda gigi lurus, helik, paying, cacing, nok/eksentrik, dan lain sebagainya.

JENIS MESIN FRAIS

  1. Mesin frais horizontal (mesin frais mendatar). Mesin frais jenis ini dapat digunakan dalam pekerjaan antara lain mengfrais rata, ulur, roda gigi lurus, bentuk, membelah atau memotong.
  1. Mesin frais vertical (mesin frais tegak). Mesin frais jenis ini dapat digunakan dalam pekerjaan antara lain mengfrais rata, ulur, bentuk, membelah atau memotong, mengebor.
  1. Mesin frais universal. Mesin frais yang kedudukan arbornya mendatar, namun bisa diubah kearah vertikal dengan mengubah posisi arbor, gerakan meja dari mesin ini dapat kearah memanjang, melintang, naik turun, serta dapat diputar membuat sudut tertentu terhadap bodi mesin.
  1. Mesin frais bed
  2. Mesin frais duplex

ALAT POTONG PADA MESIN FRAIS

  1. Pisau mantel. Digunakan pada mesin frais jenis horizontal, berfungsi untuk pemakanan permukaan kasar (Roughing) dengan bentuk lebar.
  1. Pisau alur. Digunakan untuk membuat alur pada suatu bidang permukaan benda kerja, jenisnya ada beberapa macam yang penggunaannya disesuaikan kebutuhan.
  1. Pisau frais bergigi. Digunakan untuk membuat roda gigi dengan disesuaikan jenis dan jumlah giginya sesuai yang dibutuhkan, benda akan tersayat lebih cepat disebabkan bentuk pisau yang bergigi.
  1. Pisau frais radius cekung dan cembung. Digunakan untuk membuat benda kerja yang bentuknya memiliki radius yang dalam baik cembung maupun cekung, pisau frais dengan radius cekung proses kerjanya sama dengan pisau dengan radius cembun, perbedaannya hanya pada bentuk pisau yang berbeda.
  1. Pisau frais alur T. Digunakan untuk membuat alur berbentuk T seperti pada meja mesin frais, benda kerja yang akan disayat diatur sesuai dengan kebutuhan oleh operator, sehingga akan menghasilkan bentuk sayatan sesuai yang diinginkan.
  1. Pisau frais sudut. Digunakan untuk membuat alur berbentuk sudut yang hasilnya akan sama dengan sudut pisau yang digunakan, ukuran sudutnya antara lain 300, 450, 500, 600, 700, 800.
  1. Pisau jari. Digunakan untuk membuat alur pada bidang suatu datar atau pasak, dan pada umumnya jenis pisau ini terpasang dengan posisi tegak/vertical dan ukuran pisaunya sangat variatif dari kecil hingga besar.
  1. Pisau frais muka dan sisi. Digunakan untuk mengfrais bidang rata dan bertingkat, mempunyai mata sayat pada muka dan sisinya.
  1. Pisau frais pengasaran. Digunakan untuk menyatat benda kerja dari bagian sisi potong cutter, sehingga potongan pisau ini dapat menyayat cukup besar, ciri khas yang berbeda adalah bentuk sisinya yang alur helik.
  1. Pisau frais gergaji. Digunakan untuk memotong atau membelah benda kerja, selain itu juga untuk membuat alur yang mempunyai ukuran lebar yang kecil.

KERUSAKAN MESIN FRAIS

Mesin frais yang memiliki bagian utama berupa alat pemotong memiliki banyak kemungkinan kerusakan yang bisa berupa keretakan, patah atau kerusakan lain karena benturan yang terjadi selama proses saat mesin digunakan.

PERBAIKAN MESIN FRAIS

Perbaikan Mesin Frais (Milling Machine). Perbaikan bagian-bagian pada mesin frais yang bagian utamanya adalah alat pemotong lebih ditujukan untuk menjaga, mempertahankan serta memaksimalkan daya guna dari mesin yang ada di dalam suatu bengkel atau industri, sehingga investasi yang telah ditanam mampu mendatangkan keberhasilan dan berdaya guna yang tinggi secara ekonomis.

KAWAT LAS MESIN FRAIS

Untuk perbaikan mesin frais Kami menyediakan beberapa type Kawat Las Maintenance yang bisa Anda pilih untuk perbaikan yang maksimal sehingga produksi bisa segera berjalan lancar kembali sesuai yang diharapkan. Kawat Las yang Kami sediakan antara lain :
C 0.4  Cr 4.8
Mo 3.7  W 3.5
DC+/AC
Hardness : 58 – 60 HRC
Diameter : 3,20 – 4,00
kawat las lapisan keras untuk ketahanan terhadap benturan namun tetap kuat menahan gesekan, dengan keistimewaan akan mengeras secara otomatis setelah mendapat benturan. Hasil las dengan susunan martensit yang membuat hasil las cukup keras namun tetap ulet.cocok untuk pengelasan/repair alat-alat berat. Untuk pelapisan screw conveyor, untuk mesin-mesin penggiling, untuk mesin pemecah batu, cane crusher pada pabrik gula, mesin pengolah tepung, komponen alat berat, pisau penghancur plastic dll.
C 0.6  Si 1.7
Mn 0.4  Cr 9.0
120 % Recovery
DC+/AC
Hardness : 60-63 HRC
Diameter : 3,20 – 4,00
kawat las ini serbaguna untuk lapisan keras, tahan benturan tetapi juga tahan terhadap gesekan dan temperatur tinggi, juga mengandung unsur chromium yang membuat hasil las keras tetapi ulet dan tajam. Cocok untuk pengelasan atau repair pisau pemotong besi, pelapis roll-roll pabrik kawat/paku, pisau-pisau alat-alat berat, pelapis matras (dies) penekuk baja, pisau-pisau tebu pada pabrik gula, mesin-mesin pengahancur, dll.
C 4.5 Cr 2.4
W 2  Fe 5
DC+/AC
Hardness : 70-72 HRC
Diameter : 3,20 – 4,00
kawat las untuk pelapis dan membentuk kembali bagian yang aus depositenya bersifat tahan gesek dan tahan terhadap temperatur tinggi serta memiliki ketahanan baik terhadap kimia. Cocok untuk Parts Crusher kimia, Pisau tebu, Pengolahan pakan ternak, Parts pertambangan, Bucket, Crusher, Worm Screw, Impact Hammer, Pengaduk Mixing, Blade, Hammer Mills, Stone Crusher, Parts Pengeboran, Maxalator, Parts Pengeruk dll.

Monday, August 17, 2015

KAWAT LAS TAHAN GESEK

welder-18247403
Pengelasan adalah penyambungan benda sambungan logam paduan yang dilakukan dengan melumerkan sambungan melalui pemanasan. Macam las dibagi dua golongan, yaitu 1. Berdasarkan kerja (las cair, las tekan, las patri dan lain-lainnya) dan klasifikasi berdasarkan energi yang digunakan (las listrik, las kimia, las mekanik dan seterusnya)
Metode las dalam dunia industri sudah sangat banyak diterapkan. Kualitas pengelasan adalah hasil akhir yang diharapkan agar sambungan las sempurna. Pengelasan dalam dunia industri, salah satunya adalah untuk perbaikan mesin-mesin, baik untuk mesin produksi, mesin alat-alat berat, alat transportasi. Jika hasil pengelasan tidak berkualitas maka dapat menghambat kegiatan perusahaan, misalnya pada mesin produksi yang seharusnya dapat berjalan secara maksimal dalam 30 hari, tetapi karena hasil las tidak sempurna dan mesin hanya dapat berjalan kurang dari 30 hari. Hal itu dapat mengganggu kegiatan produksi dan kerugian perusahaan karena produksi tidak mencapai target.
Beberapa faktor yang mempengaruhi hasil pengelasan adalah kesesuaian benda kerja las dan kawat las, mesin las, ketrampilan pekerja las, dan sebagainya. Untuk pemilihan kawat las dapat disesuaikan dengan benda kerja las. Jika mesin yang akan dilas adalah mesin yang mengeluarkan gesekan besar, maka kawat las tahan gesek adalah solusinya.  Berikut ini adalah beberapa tipe kawat las EDZONA yang tahan gesek dengan kualitas terbaik :
Segera hubungi kami untuk mendapat penawaran kawat las EDZONA
(024) 6747333
BBM : 54B5A9A6
info@kawatlasedzona.com



Saturday, August 15, 2015

APLIKASI KAWAT LAS PABRIK KELAPA SAWIT

Aplikasi Kawat Las Pabrik Kelapa Sawit

KELAPA SAWIT

Kelapa Sawit merupakan salah satu tumbuhan bahan baku industri yang penting untuk menghasilkan minyak, minyak yang mampu dihasilkan dari tumbuhan tersebut antara lain adalah minyak industri, minyak masak juga minyak biodiesel untuk bahan bakar.

PENGOLAHAN KELAPA SAWIT

Proses pengolahan kelapa sawit secara umumnya adalah sebagai berikut :
  1. STASIUN PENERIMAAN TBS
  2. STASIUN REBUSAN (STERILIZER)
  3. STASIUN PENEBAH (THRESHING STATION)
  4. STASIUN KEMPA (PRESSING STATION)
  5. STASIUN PEMURNI (CLARIFICATION STATION). Ada 5 unit tangki dalam sistem ini, yaitu : Continuous Settling Tank (C.S.T), Sludge Oil Tank (S.O.T), Hot Water Tank (H.W.T), Pure Oil Tank (P.O.T), Sludge Drain Tank (S.D.T)
  6. STASIUN KERNEL (KERNEL RECOVERY PLANT)
  7. WATER SUPPLY
  8. STEAM BOILER
  9. PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK (POWER PLANT STATION)
  10. PENGENDALIAN AIR LIMBAH (EFFLUENT TREATMENT PLANT)
  11. PEKERJAAN LISTRIK : Panel Induk, Kabel Distribusi & Kontrol,  Panel Motor & Distribusi, Penerangan Pabrik, Stop Kontak, Earthing and Grounding, Ligthning Protection System
  12. WATER RESERVOIR (WADUK)

MESIN PABRIK KELAPA SAWIT

Mesin-mesin yang pumum digunakan pada pabrik Kelapa Sawit antara lain adalah Sterilizer, Tippler, Inclined Fruit Bar Conveyor, Rotary Thresser Drum, Digester & Screw Press, Clarification Station & Oil Storage Tank, Thermal deaerator Platform, Anion Cation, Boiler, Steam Turbin Generator, Back Pressure Vessel.

KERUSAKAN MESIN PABRIK KELAPA SAWIT

Mesin yang digunakan pada produksi Kelapa Sawit kemungkinan akan mengalami beberapa kerusakan yang terjadi dikarenakan produksi yang terus menerusa dan dalam skala besar.

PERBAIKAN MESIN PABRIK KELAPA SAWIT

Untuk perbaikan mesin produksi Kelapa Sawit seringkali juga memerlukan penggunaan Kawat las dama aplikasi perbaikannya. Antara lain digunakan untuk menambap keretakan, penyambungan part yang patah, dan lain-lain.

KAWAT LAS MESIN PABRIK KELAPA SAWIT

Aplikasi Kawat Las Pabrik Kelapa Sawit. Untuk perbaikan mesin-mesin pabrik Kelapa Sawit Kami menyediakan beberapa type Kawat Las Maintenance yang bisa Anda pilih untuk perbaikan yang maksimal sehingga produksi Pabrik bisa berjalan sesuai yang diharapkan. Kawat Las yang Kami sediakan antara lain
AWS : E 307 – 16
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
DC+/AC
C 0.1 Cr 18.5
Ni 8.5 Mn 6.0
kawat las yang tahan terhadap panas extra tinggi. 1100C-1200C adalah temperatur kritis untuk beberapa jenis baja, tetapi EDZONA-110 tahan pada temperatur ini tanpa ada tanda-tanda rusak/karbonasi. Deposit las sangat halus dengan penetrasi yangd alam. Sangat sesuai dengan problem steel, terutama pada cast steel juga cast iron dengan kandungan karbon rendah.
AWS : E Co Cr-C
C 1.0   Cr 28  W 12.5 Co bal
F3 3.0 max
55 HRC
Diameter : 3,20
Kawat las dengan spesial inti cobalt base dengan adanya paduan Chrominium, Cobalt dan Tungsteen dapat digunakan untuk pengelasan berbagai pelapisan keras yang bersifat tajam, dapat mengatasi korosi, benturan (impact), abrasi tinggi, tahan oxidasi kimia serta tahan temperatur panas kritis . Kawat las ini juga cocok untuk pengelasan parts-parts baja yang bersifat tajam dengan hasil ketajaman yang tahan lama dan kuat.

Thursday, August 13, 2015

KAWAT LAS UNTUK INDUSTRI SEMEN


Semen adalah material untuk perekat batu, bata, batako, maupun bahan bangunan lainnya dan banyak  digunakan untuk pembangunan rumah, pabrik, ataupun gedung lainnya.
Kawat Las untuk Industri Semen-horz

PROSES PEMBUATAN SEMEN

Pembuatan semen dengan bahan baku batu kapur, pasir silikat,  tanah liat, pasir besi, gypsum. Proses pembuatan semen sendiri adalah sebagai berikut:
  • Quarry : Ekstraksi bahan tambang menggunakan drilling dan blasting berupa batu kapur, tanah liat, batu silika dan material-material lain yang mengandung aluminioum, kalsium, silikon, besi oksida.
  • Crushing : dengan menggunakan mesin crusher, proses pemecahan material material hasil penambangan menjadi ukuran yang lebih kecil
  • Conveying: transportasi bahan mentah dari area penambangan ke lokasi pabrik untuk diproses lebih lanjut dengan menggunakan belt conveyor.
  • Penggilingan (Raw mill ) :Proses penggilingan basah yang dilakukan dalam raw mill dengan menambahkan sejumlah air kemudian dihasilkan slurry . Material-material ditambah air diumpankan ke dalam raw mill. Material bergarak dari kamar ke kamar yang lainnya karena adanya putaran. Terjadi proses pemecahan pada kamar 1 dan kamar 2 atau 3 terjadi gesekan sehingga campuran bahan mentah menjadi slurry. Pada proses kering, terjadi di Duodan Mill yang terdiri dari Drying Chamber, san Compt . Kemudian material-material dimasukkan dan dialirkan gas panas yang berasal dari suspension preheater dan menara pendingin. Terdapat filter pada ruangan pengering yang berfungsi untuk mengangkut dan menaburkan material sehingga gas panas dan material berkontaminasi secara merata. Dan terjadi pemisahan material kasar dan halus dalam separator.
  • Homogenisasi : Proses Basah, di mixing basin slurry dicampur kemudian dilairkan ke tabung koreksi. Pada proses kering terjadi di blending silo dengan sistem aliran corong.
  • Pembentukan clinker (Pembakaran): Proses ini terjadi di dalam kiln yang meruapakan alat berbentuk tabung yang di dalamnya terdapat semburan api. Kiln untuk memaksimalkan efisiensi dari perpindahan panas yang berasal dari pembakaran bahan bakar.

MESIN PADA INDUSTRI MESIN

  • Jenis crusher yang terdapat di Industri Semen adalah Roller Crusher, Jaw Crusher , Hammer Crusher dan lainnya.
  • Stacker dan Reclaimer Proses Preblending atau PreHomogenisasi menggunakan Stacker dan Reclaimer.
  • Raw Mill. Raw Mill pada umumnya terdiri dari dua jenis yaitu Horizontal Mill (Tube Mill) dan Vertical Raw Mill (VRM) untuk menghaluskan raw material menjadi butiran halus hingga berukuran partikel (micron).
  • Terdiri dari dua jenis yaitu Kiln Berdiri dan Kiln Berputar  atau Rotary Kiln. Dan saat ini yang paling banyak digunakan adalah jenis Rotary Kiln.
  • Cooler untuk mendinginkan material klinker setelah keluar dari kiln sebelum masuk ke tempat penyimpanan.
  • Cement Mill. Untuk jenisnya sama seperti Raw Mill, ada jenis Horizontal Mill (Tube Mill) dan juga ada jenis Vertikal Roller Mill.
  • Packer untuk packing produk semen. Terdapat dua buah mesin packer dengan pabrikan yang berbeda yaitu Haver dan Ventomatic dari FLS.
  • Coal Mill. Coal Mill untuk menggiling Jenis Coal Mill juga sama seperti Raw Mill dan Cement Mill, ada yang tipe Horizontal Mill dan ada yang tipe Verticak Roller Mill.
Pada pabrik semen terdapat banyak sekali mesin yang digunakan. Karena mesin ini beroperasi setiap hari, maka mesin harus selalu dalam keadaan yag baik agar proses produksi berjalan lancar. Pengelasan dengan menggunakan kawat las EDZONA adalah keputusan tepat untuk perawatan dan perbaikan mesin.

Friday, August 7, 2015

PERBAIKAN PROPELER

Perbaikan Propeler ok
Baling-baling atau disebut propeler adalah kitiran yang berfungsi untuk membantu menjalankan kapal atau pesawat terbang. Baling-baling propeler ini memindahkan tenaga dengan cara konversi gerakan-gerakan rotasi menjadi daya dorong penggerak misalnya pada transportrasi pesawat terbang, kapal, kalam selam. Gara dorong pada propeler untuk melalui suatu masa seperti udara, air dengan memutar dua atau lebih bilah dari poros utama/ Bilah-bilah ini berfungsi sebagai sayap yang berputar. Kemudian memproduksi gaya dan menghasilkan beda tekanan antara permukaan belakang dan depan bilah.

JENIS PROPELER

Jenis baling-baling terdiri dari [1] Fixed Pitch Propellers – FPP adalah propeler yang secara umum sudah tepat jenis rancangan dan ukurannya, baik itu untuk baling-baling perahu motor yang kecil hingga untuk kapal tangki yang berukuran besar. [2] Controllable Pitch Propellers – CPP : propeler untuk kebutuhan yang lebih tinggi untuk pengaturan dalam operasional yang harus lebih fleksibel dari pada kebutuhan efisiensi propulsi pada saat kondisi servis.  [3] Contra-rotating propellers  : propeler yang mempunyai dua-coaxial propellers yang dipasang dalam satu sumbu poros, kemudian secara tersusun satu didepan yang lainnya dan berputar saling berlawanan arah. [4] Overlapping Propellers adalah konsep dua propeller tidak dipasang atau diikat secara coaxially, tapi masing-masing propeller memiliki sumbu poros pada sistem perporosan yang terpisah. Sistem propeler ini masih jarang diaplikasikan. Dan masih terdapat beberapa jenis alat pendorong lain

KERUSAKAN PROPELER

Kerusakan pada mesin tentunya hal yang tidak diinginkan olen para pekerja industri, termasuk industri kapal dan pesawat. Selama ini terjadi  kerusakan yang diakibatkan oleh korosi terutama dibidang industri khususnya industri perkapalan bidang kelautan. Ada banyak  kerugian karena adanya korosi sehingga perusahaan  mau tidak mau harus mengeluarkan biaya lebih untuk perbaikan peralatan. Kasus yang sering terjadi adalah korosi terjadi pada pipa, paku,  tanki, penyangga – pengangga tanki.  Korosi yang sering terjadi  adalah : uniform attack ( korosi merata), galvanic corrosion (korosi galvanis), biological corrosion ,pitting corrosion ( korosi sumur), crevice corrosion (korosi celah),  intergaranular corrosion (korosi antar butir ), erosion corrosion ( korosi erosi ), selective corrosion ( korosi pisah ), stress corrosion ( korosi tekanan ).

PERBAIKAN PROPELER

Baik untuk propeler yang sudah mengalami kerusakan atau belum , harus selalu dilakukan perawatan agar propeler dapat bekerja secara maksimal. Salah satu cara untuk perawatan dan perbaikan popeler adalah dengan pengelasan. Tentu pengelasan harus dilakukan dengan baik, faktor yang mempengaruhi adalah teknik pengelasan, material, dan penmilihan kawat las. Kawat las yng tepat untuk perbaikan propeler ataupun mesin lainn adalah kawat las EDZONA. Kawat las EDZONAproduk kawat las switzerland tampil dengan kelengkapan tipe, material terbaik, pelayanan yang cepat dan memberikan garansi.
AWS : DIN 1732
El-Al Si 12 Mn 0.3 Al bal Rest
DC+
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
Kawat las Edzona-AL 430 dapat digunakan untuk pengelasan semua jenis logam Aluminium murni atau Aluminium Alloy, deposite lasnya sangat baik dan halus, penetrasi pengelasan lebih dalam, tanpa porosity, endapan terak sangat tipis sehingga ekonomis, dapat digunakan tanpa preheating awal pada logam yang akan di las. Dapat digunakan untuk mereparasi ataupun perawatan Propeller, Impeller, Sudut-sudut pompa, Propeller kapal, Bushing, Gear Bronze, Bejana tekan, Pipa Intercoller, Pelapis rumah pompa, Parts pada kimia dll.
E Cu Sn-C
Sn 8 Cu bal
DC+/AC
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
BZ 320 untuk pengelasan Build up dan penyambungan logam Characteristic non ferro, Bronze, tembaga dan kuningan. Dapat digunakan penyambungan atau pelapisan logam yang berbeda Stainless Steel, Besi tuang dan Baja dengan hasil deposite las yang baik. Tahan terhadap zat kimia, abrasi Air Laut, mudah proses Machiningnya, dapat digunakan pada semua posisi pengelasan. Dapat diaplikasikan untuk mereparasi Propeller, Impeller, Sudut-sudut pompa, Propeller kapal, Bushing, Gear Bronze, Bejana tekan, Pipa Intercoller, Parts pada kimia, dll.
E Cu Mn Ni Al
Al7 Mn13,5 Fe25 Ni2,2 Cu bal
DC+/AC
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
Edzona-BZ tahan terhadap keretakan. Mudah digunakan pada posisi vertical maupun overhead. Digunakan untuk pelapisan bronze, stainless-steel, besi cor, baja, serta kuningan atau penggabungan logam-logam tersebut diatas. Tahan bahan kimia dan karat. Deposit las yang halus dengan penetrasi yang dalam dan teraknya mudah dibersihkan. Sangat cocok untuk perbaikan komponen mesin yang terbuat dari bronze, kuningan, tembaga, stainless steel, baja, dan besi cor. Untuk perbaikan impeller pompa, propeller kapal dan bagian kapal yang lain.

AWS : DIN 1732
El-Al Si 12 Mn 0.3 Al bal Rest
DC+
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
Kawat las Edzona-AL 430 dapat digunakan untuk pengelasan semua jenis logam Aluminium murni atau Aluminium Alloy, deposite lasnya sangat baik dan halus, penetrasi pengelasan lebih dalam, tanpa porosity, endapan terak sangat tipis sehingga ekonomis, dapat digunakan tanpa preheating awal pada logam yang akan di las. Dapat digunakan untuk mereparasi ataupun perawatan Propeller, Impeller, Sudut-sudut pompa, Propeller kapal, Bushing, Gear Bronze, Bejana tekan, Pipa Intercoller, Pelapis rumah pompa, Parts pada kimia dll.
E Cu Sn-C
Sn 8 Cu bal
DC+/AC
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
BZ 320 untuk pengelasan Build up dan penyambungan logam Characteristic non ferro, Bronze, tembaga dan kuningan. Dapat digunakan penyambungan atau pelapisan logam yang berbeda Stainless Steel, Besi tuang dan Baja dengan hasil deposite las yang baik. Tahan terhadap zat kimia, abrasi Air Laut, mudah proses Machiningnya, dapat digunakan pada semua posisi pengelasan. Dapat diaplikasikan untuk mereparasi Propeller, Impeller, Sudut-sudut pompa, Propeller kapal, Bushing, Gear Bronze, Bejana tekan, Pipa Intercoller, Parts pada kimia, dll.
E Cu Mn Ni Al
Al7 Mn13,5 Fe25 Ni2,2 Cu bal
DC+/AC
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
Edzona-BZ tahan terhadap keretakan. Mudah digunakan pada posisi vertical maupun overhead. Digunakan untuk pelapisan bronze, stainless-steel, besi cor, baja, serta kuningan atau penggabungan logam-logam tersebut diatas. Tahan bahan kimia dan karat. Deposit las yang halus dengan penetrasi yang dalam dan teraknya mudah dibersihkan. Sangat cocok untuk perbaikan komponen mesin yang terbuat dari bronze, kuningan, tembaga, stainless steel, baja, dan besi cor. Untuk perbaikan impeller pompa, propeller kapal dan bagian kapal yang lain.


Sumber : http://kawatlas.jayamanunggal.com/perbaikan-propeler/

Wednesday, August 5, 2015

PERAWATAN PERBAIKAN MESIN PENCACAH TEBU

Seperti pembahasan artikel sebelumnya tentang proses pada pabrik gula untuk pengolahan tebu menjadi gula, terdapat proses untuk pemotongan tebu.

Perawatan Perbaikan Mesin Pencacah Tebu

MESIN PENCACAH TEBU

Mesin pencacah tebu, penghancur tebu (cane cutter atau cane crusher) adalah alat yang berperan sebagai penghancur batang tebu, terbuat dari baja karbon rendah. Alat ini juga untuk memotong tebu masih dalam bentuk batang, menjadi tebu potongan ukuran lebih kecil antara 10 – 15 cm. Pemmotongan batang tebu menjadi lebih kecil agar memperoleh luas permukaan pemerahan yang lebih besar sehingga air tebu (nira) dapat semaksimal  mungkin terperah di mill station.

KOMPONEN MESIN PENCACAH TEBU

Beberapa komponen (part) pada mesin ini adalah [1] pisau tebu (Cane cutter blade) terdiri dari, mata pisau (cutting edge), disc holder, tangkai pisau (disc). Bentuk, jumlah, dan ukuran d isesuaikan dengan mill capasity. [2] Cane shreeder terdiri dari, mata pisau (hammer tip), disc holder, tangkai pisau (disc) yang bentuk ukuran dan jumlah disesuaikan dengan mill  capasity.

MASALAH PADA MESIN PENCACAH TEBU

Masalah yang sering terjadi pada mesin pencacah tebu adalah tingkat keausan yang sangat cepat, padahal setiap perusahaan mengharapkan mesinnya dapat digunakan dalam waktu jangka panjang.  Namun sering sekali Cane cutter blade harus diganti pada saat produksi sedang berlangsung, sehingga mengganggu dan mempengaruhi  terhadap proses produksi.  Jika kerusakan pada mesin terjadi maka waktu  produksi akan mundur dan biaya akan semakin besar, sehingga mempengaruhi HPP (harga pokok produksi). Pergantian pisau pencacah idealnya dilakukan 6 bulan, namun tidak  jarang Cane cutter blade diganti sebelum waktunya, bahkan dengan umur pakai yang sangat singkat yaitu 2 minggu pemakaian.
Permasalahan yang dialami oleh pencacah tabu (Cane cutter) blade bisa saja disebabkan oleh beberapa faktor  yaitu [1] faktor kekerasan kulit tebu dan  [2] kadarkeasaman (PH) air tebu. Dua faktor tersebut yang dapat menyebabkan umur pakai mesin pencacah tebu relatif lebih cepat mengalami keausan. Untuk mencegah keusan atau korosi pada mesin,  langkah terbaik adalah menggunakan kawat las EDZONA, kawat las Perawatan Perbaikan Mesin Pencacah Tebu yang cocok untuk pabrik tebu adalah:

KAWAT LAS HARDFACING EDZONA-210

C 0.6  Si 0.5 Mn 14  Cr 14 130 % Recovery
DC+/AC
Hardness : 250 HB – 450 HB, Hardness After Work
Diameter : 3,20 – 4,00
hardfacing lapisan keras dengan kandungan Manganese diatas 14%. Tahan terhadap gesekan yang sangat kuat sekalipun. Untuk perbaikan, penyambungan dan pelapisan benda-benda yang dirancang tahan gesekan. Terhindar dari keausan akibat gesekan logam dengan logam atau logam dengan benda abrasif lainnya. Tahan benturan tanpa lepas.

KAWAT LAS HARDFACING EDZONA-220

About 3% Alloy content
DC+/AC
Hardness : 220 HB
Diameter : 3,20 – 4,00
untuk pengelasan Characteristic Baja hard Surfacing yang masih dapat di machining, dapat sebagai Under layer Hard Surfacing. tahan gesekan sedang, keistimewaan dapat untuk penyambungan yang bersifat Hard Facing. dapat diaplikasikan pada Parts Industri berat, Sprocets Sheaves, Crane fly wheel, Dumpers, Roll Gilingan, Parts Cams dll.

KAWAT LAS HARDFACING EDZONA-260

C 0.4  Cr 4.8 Mo 3.7  W 3.5
DC+/AC
Hardness : 58 – 60 HRC
Diameter : 3,20 – 4,00
kawat las lapisan keras untuk ketahanan terhadap benturan namun tetap kuat menahan gesekan. Dengan keistimewaan akan mengeras secara otomatis setelah mendapat benturan. Hasil las dengan susunan martensit yang membuat hasil las cukup keras namun tetap ulet. Cocok untuk semua arus DC atau AC +/-. Hemat listrik dengan amper rendah namun penetrasi sangat dalam.

KAWAT LAS HARDFACING EDZONA-290

C 4.5 Cr 2.4 W 2  Fe 5
DC+/AC
Hardness : 70-72 HRC
Diameter : 3,20 – 4,00
Kawat Las untuk pelapis dan membentuk kembali bagian yang aus depositenya bersifat tahan gesek dan tahan terhadap temperatur tinggi serta memiliki ketahanan baik terhadap kimia. Cocok untuk Parts Crusher kimia, Pisau tebu, Pengolahan pakan ternak, Parts pertambangan, Bucket, Crusher, Worm Screw, Impact Hammer, Pengaduk Mixing, Blade, Hammer Mills, Stone Crusher, Parts Pengeboran, Pengeruk dll.