Friday, July 10, 2015

PENGELASAN REL KERETA API


Sebelumya telah dibahas tentang kawat las untuk kereta api, maka kali ini akan membahas pengelasan rel kereta api.
pengelasan rel kereta api 2

RANGKAIAN KERETA API

Rangkaian pada kereta api, setidaknya ada dua unit, sedangkan hanya bis rel kereta yang bisa beroperasi hanya dengan satu unit. Unit dalam rangkaian kereta api adalah lokomotif atau gerbong. Begitu juga dengan rel kereta api, yang harus disambungkan agar menjadi jalur kereta. Rel pada kereta api adalah berbahan logam untuk landasan jalur kereta api yang mengarahkan kereta api tanda memerlukan pengendalian. Rel terbentuk dari logam-logam sama panjang yang dipasang pada bantalan sebagai dasar landasan dengan diikat pada bantalan menggunakan paku rel, sekrup.

PENGELASAN REL KERETA API

Jenis Pengelasan rel kereta api, terdiri dari :
  • Las termit
Las ternit pada rel kereta api menggunakan bahan kimia senyawa besi, ditempatkan diantara rel kemudian direaksikan dengan diberikan suhu sampai mencairkan bahan kima tersebut dan menyambungkan kedua rel. Setelah kedua rel menyambung, sisa hasil reaksi kimia dipotong dan diratakan dengan rel.
  • Las kilatan listrik
Las kilatan listrik atau flash butt welding ini adalah salah satu mengelas rel kereta api dengan mendekarkan ujung rel yang akan disambung dengan memberi muatan listrik dengan arus listrik yang sangat besar. Saat terjadi kontak atara rel dan listrik maka akan terjadi kilatan yang memanaskan dan melehkan ujung kedua rel. Setelah ujung rel meleleh kemudian didekatkan maka terjadi pijaran dan rel meleleh dan kemudian disatukan dengan memberikan tekanan. Hasil sambungan dengan metode ini, lebih kuat dari pada menggunakan las ternit dan membutuhkan waktu yang lebih singkat. Namun metode ini, terlalu dan berbahaya dan tidak cocok diterapkan di Indonesia karena arus rel dapat mengalir ke rel yang lain sehingga berbahaya jika rel dekat dengan pemukiman penduduk terutama anak-anak yang tidak sengaja menyentuh rel yang diberi muatan listrik dan dapat menimbulkan bahaya sengatan listrik.
  • Sambungan baut
Sambungan dengan baut menggunakan satu penyamngga yang disebut dengan fish plate. Fish plate dijepitkan dengan 4 atau 6 baut pada rel yang akan disambung. Saat menyambungkan kedua rel, harus diberi celah antara kedua ujung rel agar rel tidak melengkung karena panas terkena sinar matahari. Tetapi, celah tersebut menyebabkan rel tidak sama tinggi ketika roda kereta api melintas dan menimbulkan bunyi antara rel dan kedua ujung rel.
  • Kawat Las Kereta Api
Kereta Api adalah alat transportrasi terbuat dari besi, baja, aluminium, dan logam lainnya. Untuk melakukan perawatan kereta api, pengelasan menggunakan kawat las Edzona adalah pilihan yang tepat. Misalnya kawat las EDZONA 210 dengan spesifikasi :
C 0.6  Si 0.5
Mn 14  Cr 14
130 % Recovery
DC+/AC
Hardness : 250 HB – 450 HB, Hardness After Work
Diameter : 3,20 – 4,00
Kawat Las Hardfacing Edzona-210 adalah kawat las hardfacing lapisan keras dengan kandungan Manganese diatas 14%. Tahan terhadap gesekan yang sangat kuat sekalipun. Untuk perbaikan, penyambungan dan pelapisan benda-benda yang dirancang tahan gesekan. Terhindar dari keausan akibat gesekan logam dengan logam atau logam dengan benda abrasif lainnya. Tahan benturan tanpa lepas.

Wednesday, July 8, 2015

KAWAT LAS UNTUK KERETA API

Kawat las Untuk Kereta Api

TENTANG KERETA API

Kereta api yang merupakan salah satu transportrasi ini, masih menjadi favorit bagi penumpang yang dapat mengangkut penumpang ataupun barang dalam jumlah banyak sekaligus. Kereta api merupakan trsnaparotrasi yang terdiri dari lokomotif dan gerbong yang berjalan di atas rel dengan jalur yang sudah diatur atau direncanakan. Lokomotif sebagai penggerak yang menarik rangkaian gerbong. Terdapat 3 jenis rangkaian lokomotif yaitu lokomotif uap yang tenaganya dari pembakaran air di ketel, lokomotif diesel yang berasal dari mesin tenaga diesel, lokomotif listrik yang menggunakan tenaga listrik.

PERAWATAN KERETA API

Untuk perawatan kereta api, terdapat tempat untuk melakukan perawatan secara rutin, dan sebagai tempat untuk perbaikan ringan kereta api, yaitu Depo kereta api. Perawatan yang dilakukan secara rutin adalah pemeriksaan harian termasuk pembersihan dan pencucian kereta api.  Fasilitas depo kereta api, terdiri dari pencucian kereta, inspeksi terjadwal, pemeliharaan harian, jalur stabling untuk parkir kereta, perbaikan ringan kereta

PERAWATAN HARIAN KERETA API

Perawatan Harian Kereta Api terdiri dari  :
  • Memeriksa bahan bakar, pemdingin, dan cairan hidraulik kereta api
  • Memeriksa diagnoda komputer berdasarkan unjuk kerja.
  • Melakukan identifikasi sedini mungkin kemungkinan kerusakan
  • Menindak lajuti laporan harian masinis dengan cepat

INSPEKSI TERJADWAL

Inspeksi terjadwal terdiri dari :
  • Melakukan pemeriksaan terjadwal terhadap komponen agar permasalahan teridentifikasi sebelum kerusakan terjadi pada saat operasi.
  • mempertimbangkan jadwal berdasarkan skala ekonomi.
  • Melakukan inspeksi pada saat di luar jam sibuk
  • Mengatur penjadwalan berdasarkan jarak tempuh atau waktu operasi kereta api, misalnya setelah jarak tempuh 1500 km, 6,000km, dan sebagainya

PENGGANTIAN SUKU CADANG PREVENTIF

Adalah penggantian suku cadang sebelum kerusakan,  terdiri dari :
  • Melakuka pergantian suku cadang berdasarkan jarak tempuh atau kondisi perangkat kereta api
  • Mengganti suku cadang tertentu kegagalan operasi terjadi
  • Biasanya dikaitkan dengan inspeksi terjadwal

PERAWATAN TIDAK TERJADWAL

  • Perbaikan kereta api dilakukan setelah terjadi kegagalan perangkat kereta api
  • Perawatan preventif tidak terjadwal adalah mengganti perangkat kerta api yang rusak untuk menghindari gagal operasi.

KAWAT LAS UNTUK KERETA API

Kereta Api adalah alat transportrasi terbuat dari besi, baja, aluminium, dan logam lainnya. Untuk melakukan perawatan kereta api, pengelasan menggunakan kawat las Edzona adalah pilihan yang tepat. Misalnya kawat las Edzona 210 dengan spesisfikasi :
C 0.6  Si 0.5
Mn 14  Cr 14
130 % Recovery
DC+/AC
Hardness : 250 HB – 450 HB, Hardness After Work
Diameter : 3,20 – 4,00
Kawat Las Hardfacing Edzona-210 adalah kawat las hardfacing lapisan keras dengan kandungan Manganese diatas 14%. Tahan terhadap gesekan yang sangat kuat sekalipun. Untuk perbaikan, penyambungan dan pelapisan benda-benda yang dirancang tahan gesekan. Terhindar dari keausan akibat gesekan logam dengan logam atau logam dengan benda abrasif lainnya. Tahan benturan tanpa lepas.

Monday, July 6, 2015

KAWAT LAS PERBAIKAN CYLINDER HEAD

Kawat Las Perbaikan Cylinder Head

CYLINDER HEAD

Cylinder Head (Silinder Kop) adalah salah satu bagian pada mobil yang posisinya berada paling atas yang terbuat dari besi atau aluminium. Di dalam silinder kop terdapat beberapa komponen mesin mobil didalamnya yaitu timelar, noken as, klep dan pernya. Pada pemasangannya, silinder kop dibaut sekuat mungkin dengan tekanan tertentu dan dilapisi dengan gasket untuk packingnya.

KERUSAKAN CYLINDER HEAD

Cylinder Head pada aplikasinya akan menerima beban yang cukup berat. Beban utamanya adalah menahan tekanan kompresi. Sehingga dalam jangka waktu tertentu akan terjadi beberapa kerusakan pada bagian ini. Kerusakan tersebut antara lain adalah :
– Packing Cylinder head rusak sehingga akan mengakibatkan kompresi bocor dan mesin menjadi pincang, kerusakan bisa terjadi pada hubungan antara 2 cylinder atau pada hubungan oli dan air, yang mengakibatkan mesin menjadi pincang dan oli akan berubah warna menjadi seperti susu juga air radiator menjadi berminyak.
– Cylinder head retak biasanya terjadi pada mesin diesel, keretakan pada umumnya terjadi karena over heat, yaitu mesin terlalu panas yang diakibatkan muatan yang berlebihan atau sistem pendinginan yang rusak karena kebocoran salahsatunya. Keretakan juga sering disebabkan karena melepaskan thermosat, yaitu saat mesin sedang panas bukan mencari penyebab panas tetapi memilih melepaskan. Untuk kasus yang sederhana, keretakan ini bisa diperbaiki dengan las atau dikeling.

AKIBAT KERUSAKAN CYLINDER HEAD

Jika cylinder head telah retak, maka mesin menjadi panas dan air diradiator menjadi berminyak. Selain itu bila setelan klepnya terlalu rapat mengakibatkan permukaan klep bisa jadi terbakar, sehingga memunculkan gejala ketika hidup akan menimbulkan letupan ketupan.

TIPS PERBAIKAN CYLINDER HEAD

Untuk memperbaiki cylinder head, harus diturunkan dulu kemudian di skur klep dan dudukan klepnya. Permukaan harus bersih dan licin sampai terlihat mengkilap. Cara untuk skur klep adalah dengan cara sambil mengetuk dan memutar alat tersebut menggunakan kedua tangan. Skur klep yang benar bisa menjadikan masa pakai mesin akan menjadi lebih lama. Biasanya beberapa orang suka menggunakan mesin bor, hal tersebut cukup baik untuk permulaan saja namun jika terlalu lama bisa jadi akan merubah sudut dudukan klepnya.

PENGELASAN PADA CYLINDER HEAD

Untuk mengatasi Cylinder Head yang retak bisa ditangani dengan pengelasan, dengan pengelasan yang tepat makan akan membuat cylinder head mampu berfungsi secara maksimal.

KAWAT LAS PERBAIKAN CYLINDER HEAD

Kawat las EDZONA menyediakan beberapa item yang digunakan dalam peraikan cylinder cops, yaitu :

KAWAT LAS CAST IRON EDZONA-60

AWS E Ni Cu-B
AC/DC +/-
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
Hardness : 165 HB
kawat las cast iron khusus dengan inti nikel-tembaga yang sangat baik untuk pengelasan komponen yang terbuat dari besi cor yang mengandung tembaga, bisa dilakukan tanpa pemanasan awal atau dengan pemanasan awal (sampai 200 C).

KAWAT LAS CAST IRON EDZONA-90

AWS E Ni Ni-Cl
AC/DC +/-
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
Hardness : 175 HB
Dapat ini digunakan tanpa pemanasan awal, dengan daya tutup yang tinggi, sehingga amat ekonomis tahan terhadap ampere yang tinggi tanpa rusak atau terbakar serta tidak akan terjadi undercut.

KAWAT LAS CAST IRON EDZONA-10 FN

AWS E Ni Ni Fe-Cl
AC/DC +/-
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
Hardness : 180 HB
Untuk semua jenis besi tuang malleable kandungan Ni Fe balance yang masih dapat dimachining, keistimewaan dapat untuk penyambungan antara besi tuang dengan stainless steel, baja, besi.

Friday, July 3, 2015

PERBAIKAN BLOWER MESIN INDUSTRI

Perbaikan Blower Mesin Industri

Mesin blower dalam dunia industri adalah mesin yang digunakan untuk memperbesar atau menaikkan tekanan udara kemudian dialirkan ke dalam suatu ruangan.Blower juga sebagai pemvakuman atau pengisapan udara tertentu.
Blower memiliki nama lain berdasarkan penggunaannya, misalnya :
  • exhauter dalah sebutan blower yang digunakan untuk keperluan gas dari dalam oven kokas
  • booster atau circulator adalah sebutan untuk blower yang mensirkulasikan gas-gas tertentu di dalam tahap proses-proses secara kimiawi.
  • Kompresor untuk memapatkan udara yang biasanya menghisap udara dari atmosfer.
Blower banyak digunakan dalam dunia industri untuk menggerakkan pesawat pneumatic, boor, hammer, pesawat angkat, pembersih pasir, alat kontrol, penyemprotan, pompa, dan masih banyak lagi.

JENIS BLOWER

Pada umumnya, blower dibagi menjadi dua jenis, yaitu :
  1. Positive Diplacement Blower
Jenis blower yang udara atau gas dipindahkan oervolume di dalam ruangan yang disebabkan pegerakan elemen impeler berputar karena adanya perubahan massa udara yang dipindahkan. Jenis blower ini yang sering digunakan dalam dunis industri yaitu rotary blower (vane blower) untuk kapasitas kecil dan fluida bersih
  1. Sentrifugal Blower
Blower yang terdiri dari satu impeller atau lebih dengan adanya sudu-sudu pada poros pada casing. Udara masuk ke dalam casing dengan horizontal akibat dari perputaran poros sehingga ruang pipa masuk menjadi vakum, kemudian udara keluar.

PENGOPERASIAN BLOWER

Pengoperasian blower hampir sama dengan pengoperasian pompa pada umumnya, ketika menghidupkan ataupun menghentikan mesin harus dilakukan pengecekan untuk mengurangi beban penggerak, dengan langkah-langkah :
  1. Menutup discharge valve
  2. Membuka suction vealve
  3. Drain dan vent
  4. Indukator Pg setel 0
  5. Hidupkan beban nol, kemudian tunggu sampai keadaan mesin normal, mengamati getaran, suhu, bunyi, pressure head, pemakaian daya, sambungan pompa
  6. Setelah keadaan normal mesin terapai, membukan discharge valve, kemudian amati pemakaian daya pada pompa dan batas maksimum pembebanan.
Langkah yang dilakukan saat menghentikan pompa adalah :
  1. Menutup discharge valve
  2. Mencatat getaran, suhu, pemakaian daya, pressure head-maksimum
  3. Menunggu sampai Keadaan normal tercapai, matikan mesin
  4. Menutup suction valve
  5. Drain
  6. Memeriksa keadaan pompa
  7. Memulihkan rangkaian pipa saluran
Dan selama proses pengoperasian blower, hal yang diperhatikan adalah temperatur dan jumlah oli atau batas jam pengoperasian blower.

PERAWATAN DAN PERBAIKAN BLOWER MESIN INDUSTRI

Perbaikan Blower Mesin Industri. Blower agar tetap berfungsi dengan baik, harus dilakukan perawatan yang baik dan perbaikan secara maksimal jika terjadi kerusakan. Salah satu cara terbaik dalah menggunakan kawat las EDZONA untuk segala macam perbaikan, maintenance atau reparasi mesin Anda. Untuk blower ini, Kawat las yang cocok adalah

KAWAT LAS CAST IRON EDZONA-50 HR :

AWS E St | AC/DC +/-
Diameter : 2,6 . 3,20 – 4,00
Hardness : 300-330 HB
kawat las untuk besi tuang yang terkontaminasi, berkomposisi bebas Ni, penetrasi baik serta hasil depositenya tidak korosi, tahan benturan dan tahan gesekan, keistimewaan dapat di tumpuk hasil lasnya lebih dari 3 lapis tidak retak walaupun tanpa under layer. Dapat diaplikasikan pada Build up Roll Sakura, Drum Drawing, Pump Centrifugal, Blower, Clamp serta semua parts Besi tuang Ductille dll.

Wednesday, July 1, 2015

GALVANISASI UNTUK MENCEGAH KARAT


Besi, baja sudah banyak digunakan di dunia industri indonesia dan dunia, namun akan dapat mengakibatkan kerugian yang besar jika mengalami karat pada besi atau baja milik perusahaan, karena dapat menghambat proses produksi perusahaan. Maka pencegahan aset perusahaan dari korosi sangat penting, dan dsalah satu caranya adalah dengan galvanisasi.Galvanisasi Untuk Mencegah Karat

TENTANG GALVANISASI

Galvanisasi untuk mencegah karat, karena ini adalah proses memberian lapisan seng agar tidak terjadi pengaratan. Seperti penggunaan cat kayu, maka cat kayu tersebut adalah galvanisnya. Metode galvanisasai biasanya dilakukan dengan pencelupan benda kerja ke seng cair, metode elektrokimia, metode elektrodeposisi. Pelapisan yang menggunakan seng, karena seng adalah logam yang tahan karat pada lingkungan apapun, seng juga sebagai perlindungan katodik pada baja. Artinya walaupun logam galvanis tergores dan terekspos udara, baja akan tetap terlindungi dari karat.

KEUNTUNGAN GALVANISASI

Galvanisasi yang sudah digunakan pada banyak insudtri, karena memiliki beberapa kelebihan yaitu :
  • Dengan Ikatan metalurgi antara benda dan logam yang terbentuk, memberikan daya tahan tinggi terhadap korosi.
  • Perlindungan menyeluruh pada seluruh permukaan
  • Dapat dikerjakan dalam bentuk cuaca apapun, sehingga memungkinkan proyek dapat diselesaikan tepat waktu perencanaan.
  • Pelaksanaan inspeksi cepat, sederhana dan hanya membutuhkan tenaga kerja yang sedikit
  • Perlindungan katodik

PROSES GALVANISASI

Galvanizing : pelapisan dengan pencelupan benda kerja kedalam cairan seng atau zinc pada temperatur lebih 450-470°C, dengan prosesnya adalah sebagai berikut (lihat gambar) :
  • Degreasing : menghilangkan minyak atau material organik
  • Water Rising : membersihkan sisa dari caustic soda pada proses degreasing
  • Acid Pickling : menghilangkan karat pada benda kerja
  • Water Rising : membersihkan sisa asam dari proses acid pickling
  • Prefluxing : menjaga kesetabilan permukaan
  • Dipping : pencelupan pada Zinc atau seng panas
  • Quencing : pendinginan

PIPA BAJA GALVANIS

pipa baja galvanis atau pipa besi galvanis merupakan pipa baja yang telah dilapisi dengan seng proses galvanisasi. Lapisan ini melindungi baja dari korosi. Pipa ini sering digunakan untuk konstruksi bangunan, pagar, listrik, pintu gerbang, kursi, atau untuk beberapa pipa interior. Selain itu , banyak penerapan galvanisasi yang lain.
Pada benda kerja galvanisasi, diperlukan pengelasan yang sesuai dengan kawat las silikon rendah dan mempunyai susunan metalurgi yang sama dengan logam dasarnya. Hal ini agar tidak terjadi lapisan galvanis lebih tebal pada bagian logam yang dilas. Kawat las yang cocok misalnya adalahKawat Las EDZONA 110.

Monday, June 29, 2015

7 ALASAN HARUS MENGGUNAKAN KAWAT LAS EDZONA


7 Alasan Harus Menggunakan Kawat Las EDZONA

Pemilihan jenis kawat las adalah hal penting dalam pengelasan, karena akan mempengaruhi hasil pengelasan. Dibawah ini adalah alasan mengapa Anda harus menggunakan kawat las EDZONA :
1. Kawat Las EDZONA adalah merk kawat las yang sudah banyak digunakan untuk perbaikan, maintenance, reparasi industri manapun baik bengkel mekanik, industri kimia, kosmetik, textile, gas, pertambangan, otomotif, reactor engineering, masin-mesin pabrik, konstruksi, PLTU, dan masih banyak lagi.
2. Kawat las Edzona adalah produk dari switzerland, yang kualitasnya tidak diragukan lagi.
3. Kawat las Edzona memiliki banyak tipe kawat las baik Cast Iron (Besi Cor),Stainless Steel,Problem SteelHardfacing, Non Ferrous Metals(aluminium, tembaga, kuningan, bronze), Cobalt BaseCutting & GougingSpesial Argon
4. Kawat Las Edzona memiliki kelebihan pada mikro struktur bahan metal terbuat dari bahan mineral khusus, bahan oksidasi, bahan penstabil, dan elemen campuran metal khusus.
5. Ketika pada fase kritis, Kawat Las Edzona mampu mengatasi perubahan komposisi elektroda pada fase kritis ketika logam mencair kemudian membeku lagi.
6. Bahan las pada kawat las EDZONA® dirancang sedemikian rupa sehingga mampu menghasilkan suatu selimut bara, dan juga bertugas mengurangi penyebaran panas yang berarti sebagai isolator tahan panas. Sehingga benda kerja las akan dingin secara berangsur-angsur.
7. Produk kawat las EDZONA yang dihasilkan dan kirimkan selalu terjamin mutu dan kualitasnya, sehingga kami berani memberikan garansi atas segala produk Edzona
Kami Memberikan konsultasi baik teknis maupun design, didukung oleh peralatan yang memadai, dan sumber daya manusia yang professional. Produk Kawat Las Edzona yng kami kirim akan selalu terjamin mutu dan kualitasnya. Kami siap memberikan produk demo untuk dapat dilakukan uji coba bahwa produk kami memiliki kualitas yang terbaik dan terpercaya untuk perusahaan Anda. Karena mesin Anda adalah aset perusahaan yang harus dirawat dengan untuk kelancaran produksi.
Kawat Las Edzona hadir dengan kualitas dan pelayanan terbaik. Ikuti artikel tips dan informasipengelasan  terupdate di blog website resmi kami. Dan Hubungi kami di :
Telp : (024) 6747333
BBM : 54B5A9A6
Email : info@kawatlasedzona.com
Web : kawatlas.jayamanunggal.com

Friday, June 26, 2015

TEKNIK LAS RIGI SMAW

TEKNIK LAS RIGI SMAW DIBAWAH TANGAN ( 1F DAN 1G)

Teknik Las Rigi SMAWPengelasan rigi-rigi adalah dasar pengelasan dengen ketelitian pembuatan jalur las, kestabilan tangan dalam menghidupkan, menjalankan dan menghentikan pengelasan. Proses pembuatan rigi-rigi las dengan menyalakan elektoda pada permukaan las 15 mm dari pinggir benda kerja. Jika busur listrik sudah menyala mulai jalankan elektoda ke permulaan las. Untuk membuat alur las, kawat las dijalankan perlahan mundur ke kanan.
Dalam proses pengelasan harus selalu memperhatika kecepatan pengelasan agar selalu konstan. Busur listrik yang terlalu panjang dapat menyebabkan terlalu banyan percikan di sekitar alur las. Selama proses pengelasan, posisi kawat las lebih baik agak ke arah pengelasan lebih kecil dari 90 derajat ( arah memanjnag 70-80 derajat) dan sudut 90 derajat kearah melintangnya

MENGHENTIKAN PENGELASAN

Jika panjang kawat las sisisa kurang lebih 50 mm, harus dilakukan penggantian kawat las baru. Untuk menghentikan pengelasan, kawat las jangan langsung ditarik menjauhi pelat. Sebaiknya diangkat dengan gerak yang arahnya berlawanan dengan aras las da dengan kecepatan yang lebih cepat. Lakukan pembersihan terak pada ujung alur las sebelum melanjutkan pengelasan. Kemudian nyaakan kawat las yang baru, mulai dari 15 mm dari ujung las yang terakhir dengan busur listrik yang agak panjang. Gerakkan kawat las ke ujung alur las dan cairkan ujung las, dan melanjutkan proses pengelasan. Untuk akhir pengelasan, gerakkan kawat las dengan arah berlawanan dan kecepatan yang lebih tinggi.

PROSES 2  TEKNIK LAS RIGI SMAW

Rigi las di atas benda kerja las disebut las penebalan, hasil las penebalan adalah kampuh dari campuran material benda kerja dan bahan tambahan dari cairan kawat las. Pada proses las penebalan, adalah di mana benda kerja dicairkan dan saat itu juga kawat las mencair dan kemudian menjadi satu. Pada gambar ditunjukkan simbol las penebalan.
Pada gambar juga dijelaskan garis petunjuk ditambah dengan garis ujung cabang. Disamping simol E menunjukkan las busur listrik manual , simbol W untuk menunjukkan bahwa las ini dalam posisi datar pada benda kerja, ( disebut posisi datar di bawah tangan / flat “die wanne”).
Terak pada pengelasan dapat melindungi alur las dari pendinginan yang terlalu cepat dan juga dapat menarik kotoran-kotoran benda padat ataupun gas di dalam cairan las aik ke permukaan las. Selama proses pengelasa, pekerja las harus benar-benar dapat mengamati posisi kawat las, agar terak dan cairan las selalu terpisah.

KAWAT LAS EDZONA

Untuk jenis pengelasan maintenance, gunakan kawat las EDZONA dengan kualitas terbaik, produk switzerland, pengiriman cepat dan sudah banyak digunakan pada industri Indonesia. Kawat las Edzona memiliki tipe : Cast Iron (Besi Cor),Stainless SteelProblem SteelHardfacing, Non Ferrous Metals(aluminium, tembaga, kuningan, bronze), Cobalt BaseCutting & GougingSpesial Argon.