Monday, June 15, 2015

KAWAT LAS REPAIR

Electrode atau kawat las tentu saja tidak dapat dipisahkan dalam dunia industri. Karena pengelasan adalah salah satu cara untuk pembuatan ataupun perbaikan mesin apapun dan industri apapun. Terdapat macam kawat las maintenance atau repair jika berdasarkan pemakaiannya.
kawat las repair 2
Kawat Las repair atau maintenance adalah kawat las yang digunakan untuk memperbaiki mesin. Mesin adalah aset penting perusahaan yang harus memiliki kualitas dan performa yang bagus. Jika mesin mengalami kerusakan akan dapat menghambat proses produksi dan menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Tentu ini tidak diinginkan oleh perusahaan.
Beberapa faktor penting dalam pengelasan repair mesin adalah kawat las, pekerja las, mesin las, persiapan las, dan lainnya. Kawat las adalah faktor paling penting dalam pengelasan perbaikan mesin karena jika pemilihan kawat las tepat, maka hasil sambungan akan baik. Dalam pemilihan kawat las, perhatikkan bahan kerja las, standar AWS lawat las, hardness, kekerasan. Untuk pemilihan kawat las repair paling tepat adalah kawat las EDZONA, yang merupakan produk switzerland, hadir dengan banyak variasi tipe dan bahan material terbaik.
Kawat las repair yang baik memiliki keunggulan pada mikro struktur bahan metalnya, bahan mineral, elemen-elemen campuran metal, dan bahan dioksidasi dan bahan penstabil. Misalnya kawat las EDZONA yang mampu mengatasi perubahan komposisi kawat las pada fase kritis ketika logam mencair kemudian dapat membeku kembali. Bahan kawat las EDZONA® dengan perancangan terbaik sehingga dapat menghasilkan suatu selimut bara yang sekaligus bertugas mengurangi penyebaran panas, sehingga berfungsi sebagai isolator tahan panas. Sehingga bagian sambungan las akan dingin secara berangsur-angsur.

KAWAT LAS EDZONA

Khusus untuk kawat las repair, Kawat Las Edzona bisa diaplikasikan untuk perbaikan atau maintenance mesin apapun, misalnya untuk Build up Body Parts, Roll Cast Iron, Block Mesin, Silinder Coup, Manifolt, House Bearing, Parts Pump, Parts Textile, Gear box, Teeth parts, Drum Drawing, Pump Centrifugal, Blower, Clamp serta semua parts Besi tuang Ductille. Tangki dan pipa pengolahan makanan, obat-obatan, minuman, farmasi, kosmetik, arsitektural, oven, tungku pembakaran, komponen incinerator, galvanizing, boiler/heater, komponen hydrolic, perbaikan las dan roda gigi, Parts Industri berat, Sprocets Sheaves, Crane fly wheel, Dumpers, Roll Gilingan, Parts Cams, dll.  pelapisan screw conveyor, untuk mesin penggiling, untuk mesin pemecah batu, cane crusher pada pabrik gula, mesin pengolah tepung, komponen alat berat, pisau penghancur plastic dll.

Friday, June 12, 2015

CARA PERBAIKAN KAPAL

cara perbaikan kapal 3-horz

berikut ini adalah cara perbaikan kapal secara garis besar :

BLASTING : PEMBERSIHAN BADAN  KAPAL

Blasting adalah cara pembersihan kapal dengan menyemprotkan pasir (steel grade) yang bertekanan tinggi kebagian kapal.  Alat yang digunakan untuk blasting adalah : tangga kayu, unit blasting, sekrap besar dan kecil, pasir blasting, air tawar.

JENIS PASIR BLASTING

yang digunakan saat pembersihan kapal adalah :
  • Steel great, yang bisa dipakai berulang-ulang
  • pasir silika atau kwarsa: Satu kali pakai
  • Streal plate
  • Overslag, yang bisa dipakai 2 kali, pertama untuk menghilangkan cat  dan  kedua untuk meratakan.

ALAT BLASTING

Alat yang digunakan saat pembersihan kapal dengan blasting adalah :
  • Tandon angin, alat penyimpanan angin.
  • Compressor, alat untuk penekanan udara.
  • Pot Blast, tangki untuk menyimpan pasir (steel grade)
  • Separator, untuk menyaring udara dari minyak dan air
  • Selang Blasting
  • Nozle
  • T – Pipe, untuk pencampuran angin dengan pasir
  • Kopling, sebagai sambungan selang
  • Valve atau katub-katub
  • Holder, yang ditempatkan antara nozzle dan blast hose

CAT ULANG BADAN KAPAL

Setelah proses pembersihan kapal, dilakukan proses pengecatan ulang badan kapal. Sebelum pengecatan, pastikan dahulu badan kapal bersih dari kotoran dan debu, karena jika masih terdapat kotoran dapat menyebabkan kondensasi dan berakitat adanya lubang-lubang kecil cat terkelupas. Jenis cat yang dapat digunakan adalah cat dasar, cat AC anti karat  dan cat AF anti binatang laut.

PEMERIKSAAN DAN PERBAIKAN KAPAL

Pemeriksaan badan kapal dengan menguji ketebalan pelat kapal dengan menggunakan bantuan alat unit ultrasonic test. Jika ketebalan berkurang dan tidak sesuai standar, maka harus dilakukan replating pada kapal.  Untuk proses replating kapal, siapkan alat mesin las listrik, palu ketok, mesin brander potong, dan juga material pelat pengganti , kapur tulis, tackle. Untuk proses perbaikan kapal dengan pengelasa, gunakan kawat las yang berkualitas seperti kawat las Edzona yang fokus pada kawat las maintenance.

PEMERIKSAAN PERALATAN KAPAL DI BAWAH GARIS AIR.

Zinc Anode : Zink Anode pada kapal untuk mengurangi korosi yang terjadi di daerah zinc anode kapal, karena zinc anode dapat mengelektrolisis air laut dan memperlambat terjadinya pengkaratan.
Propeler : lepas propeler kapal, kemudian porosnya dan periksa kelurusan propeler dengan menggunakan mesin bubut yang sudah dirangkai dengan batang penunjuk pada eretan memanjang. Jika terdapat propeler yang bengkok maka untuk meluruskan poros propeler yang bengkok dilakukan dengan mesin press. Lakukan pengujian keretakan dan balancing  pada propeller
Daun Kemudi : Lakukan pemeriksaan pada daun kemudi kapal apakah daun kemudi masih layak pakai atau terdapat kerusakan.

Wednesday, June 10, 2015

KAWAT LAS UNTUK KAPAL

Pengelasan yang digunakan untuk menyambungkan dua benda kerja, selain digunakan untuk memperbaiki mesin juga bisa untuk penggunaan konstruksi-konstruksi las termasuk pada kapal. Bagian pada kapal yang membutuhkan perawatan dengan pengelasan adalah lambung kapal, badan kapal, interior kapal, instalasi pipa, pelat kapal, propeller dan lain sebagainya.
kawat las untuk kapal 2

KAPAL MENURUT BAHANNYA

Bahan pembuat kapal, secara umum terdiri dari :
1. Kapal fiberglass dibuat dari fiberglass.
2. Kapal kayu yang dibuat dari kayu
3. Kapal ferro cement yang dibuat dari bahan semen yang diperkuat dengan baja sebagai tulang-tulangnya. Tunlang pada kapal ini yang berfungsi untuk menyanggah seluruh gaya-gaya yang bekerja pada kapal, juga digunakan sebagai tempat perletakan campuran semen agar homogen dan bersama-sama bisa menahan gaya.
4. Kapal baja yang seluruh konstruksi badan kapal dibuat dari baja. Biasanya selalu menggunakan sistem konstruksi las, yang pembuatan kapal menjadi lebih cepat jika dibandingkan dengan konstruksi keling.
5. Kerusakan Kapal
6. Karena penggunaan kapal atau ekasploitasi kapal, terdapat beberapa daerah yang rawan rusak adalah : baja kapal, permesinan, perlatan dan perlengkapan kapal. Misalnya Kerusakan pada hull kapal yaitu tebal pelat kapal, terjadi penekukan atau gelombang pada plat, keretakan, dan kerusakan sambungan las. Kemudian terjadinya korosuipada kapal karena terendam dalam laut dan menyebabkan oksidasi.

PERAWATAN KAPAL

Kapal yang merupakan salah satu aset besar bagi perusahaan, maka harus dirawat dengan baik, beberapa caranya adalah :
1. Pembersihan dan Pengecatan Badan Kapal
2. Pemeriksaan tebal pelat kapal : menentukan titik-titk yang dicurigai mengalami pengurangan ketebalan dengan menggunakan palu ketok. Kemudian dilakukan repelating dan Penggantian pelat badan kapal dengan pengelasan
3. Pemeriksaan dan pemeliharaan peralatan di bawah garis air. Misalnya pada propeller, daun kemudi, pemasangan zinc anode dengan pengelasan
4. Pemeriksaan hasil las dan perlatan seperti jangkar dan kelistrikan kapal.

KAWAT LAS UNTUK KAPAL

Pengelasan pada kapal baik marking, cuting dan pabrikasi dan lainnya, harus mempertimbangkan banyak faktor agar kualitas hasil las baik. Misalnya pada keterampilan juru las, persiapan las, dan yang paling penting adalah kualitas elektrode atau kawat las. Kawat las terbaik untuk perawatan mesin dalah kawat las edzona, yang merupakan kawat las khusu maintenance dan produk switzerland ini fokus pada hasil las yang terbaik.

Monday, June 8, 2015

BAHAYA ASAP LAS DAN PENCEGAHANNYA

Sebelumnya, telah dibahas bahaya busur las dan pencegahannya.
bahaya-asap-las-dan-pencegahannyaProses pengelasan yang menggunakan listrik, api, juga pasti menimnulkan asap. Para pekerja las harus berhati-hati agar terhindar dari hal-hal yang dapat menyebabkan kecelakaan saat pengelasan. dan harus mengetahui bahaya busur las, asap, gas dan pencegahannya 2.
Untuk perlindungan pencemaran udara  pada saat pengelasan adalah dengan membuat sirkulasi udara segar yang cukup pada tempat kerja las. Juga para pekerja las harus memakai masker pelindung pernafasan dengan standar :
  • Masker Sesuai dengan bentuk muka.
  • Masker mempunyai daya saring yang tinggi.
  • Masker Tidak mengganggu pekerjaan.
  • Masker Tidak mengganggu pernafasan.
  • Masker Kuat, ringan dan mudah dirawat.

SIFAT FISIK, AKIBAT DEBU DAN ASAP BAGI PARU-PARU


Bahaya Busur Las, Asap, Gas dan Pencegahannya aAsap dan debu karena las besarnya berkisar antara 0,2 um – 3 um. jenis debu hasil las adalah eternit dan hidrogen rendah. Butir debu atau asap yang ukurannya  0,5 um dapat terhisap, dan sebagian akan tersaring oleh bulu hidung dan bulu pipa pernapasan. Sedangkan buir debu atau asap yang lebih halus akan terbawa ke dalam dan ke luar kembali. Debu atau asap las yang tertinggal dan melekat pada kantong udara di paru-paru yang kemungkinan dapat menimbulkan penyakit, misalnya sesak napas dan lain sebagainya. seperti yang terlihat pada gambar 2. Maka dari itu debu dan asap las perlu mendapat perhatian khusus.

UPACA PENCEGAHAN DARI ASAP DAN DEBU LAS

Di bawah ini adalah beberapa mencegah kecelakaan karena debu dan asap las  :
  1. Mengupayakan dan mengatur peredaran udara atau ventilasi, di mana setiap kamar las dilengkapi dengan pipa pengisap debu dan asap. Penempatan pipa penghisap debu atau asap jangan melebihi tinggi rata-rata atau posisi wajah ( hidung )pekerja las yang bersangkutan. Seperti yang terlihat pada gambar 1.
  2. Pekerja las harus menggunakan helm las secara benar. Yaitu pada saat pengelasan harus menutupi sampai di bawah wajah (dagu), sehingga mengurangi asap atau debu ringan melewati wajah.
  3. Pekerja las harus menggunakan baju las (Apron) terbuat kulit atau asbes.
  4. pekerja las harus menggunakan alat pernafasan pelindung debu, jika pada ruangan las tidak ada sirkulasi udara yang memadai atau sama sekali tidak ada udara.

Friday, June 5, 2015

KAWAT LAS PERBAIKAN PRESSURE VESSEL

Pressure Vessel (Bejana Tekan) adalah sebuah wadah yang tertutup dan dirancang sebagai penampung bahan cair ataupun gas dengan temperatur yang berbeda dengan temperatur lingkungan.
pressure vessel

PENGGUNAAN PRESSURE VESSEL

  • Industri minyak dan gas (oil & gas)
  • Industri kimia (petrochemical plant)
  • Industri nuklir
  • Industri makanan
  • Industri energi (power plant)
  • Boiler pemanas air
  • Pressure cooker.
Pada penggunaan di sektor industri, alat ini dibuat dengan tujuan proses yang aman dengan tekanan dan temperature tertentu (sesuai dengan kebutuhan). Bila perancangan yang dibuat tidak tepat untuk menahan tingginya tekanan yang digunakan, maka akan membahayakan. Ada standar rancangan dan sertifikasi khusus dalam pembuatannya, antara lain Pressure Equipment Directive of the EU (PED), ASME Boiler and Pressure Vessel di Amerika, AS1210 di Australia, Japanese Industrial Standard (JIS), Germanischer Lloyd, CSA B51 di Canada, Stoomwezen, Det Norske Veritas, dll.

JENIS PRESSURE VESSEL

Berdasarkan pada pembuatannya, pressure vessel terbagi menjadi:
  • Bejana Tekan untuk Proses (Packed columns,Trayed columns, Reactor)
  • Bentuk bejana (Horizontal, Vertical)
  • Penyimpan (Bullets,Spheres)

KLASIFIKASI PRESSURE VESSEL

Ditinjau dari hal-hal berikut ini, terdapat beberapa klasifikasi yaitu:
  • Fungsi: accumulator, reactor, drum, column, dll.
  • Material: besi tuang, besi/baja, aluminum, dll.
  • Cara pembuatan: welded, field/shop fabricated, multi-layered, cast forged, dll.
  • Bentuk geometri: bulat/bola, silinder, kerucut, dll.
  • Tekanan: tekanan dari luar, tekanan dari dalam, tekanan atmosfir
  • Metode pemanasan: unfired atau fired – Orientasi bentuk: horizontal, vertical atau miring – Instalasi: portable, fixed atau temporary

BAGIAN PRESSURE VESSEL SECARA UMUM

  • Head : Bagian atas yang bebentuk elips atau setengah lingkaran.
  • Shell : Lapisan luar yang terbuat dari plat dengan tebal sesuai kebutuhan dan berbentuk silinder yang dibuat dengan proses pengerolan.
  • Noxxle : Bagian untuk membuka yang posisinya berada pada shell atau head, bagian ini berupa pipa dan flange. – Skirt : Berfungsi untuk tumpuan pressure vessel yang operasinya posisi vertikal.
  • Saddle : Berfungsi untuk tumpuan pressure vessel yang operasinya posisi horisontal.
  • Platform : Berfungsi sebagai pijakan untuk operator mesin dalam memudahkan maintenance pressure vessel.

KERUSAKAN PRESSURE VESSEL

Pada sambungan antar bagian perlu dilakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan tidak adanya kerusakan yang akan sangat membahayakan jika terjadi kebocoran.

PERBAIKAN PADA PRESSURE VESSEL

EDZONA menyediakan berbagai kebutuhan Kawat Las Maintenance khususnya untuk Pressure Vessel. Kami memberikan pilihan yang beragam untuk disesuaikan dengan jenis bahan Pressure Vessel yang digunakan di Pabrik Anda.

KAWAT LAS PERBAIKAN PRESSURE VESSEL

AWS : E 307 – 16
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
DC+/AC
C 0.1 Cr 18.5 Ni 8.5 Mn 6.0
kawat las yang tahan terhadap panas extra tinggi. 1100C-1200C adalah temperatur kritis untuk beberapa jenis baja, tetapi EDZONA-110 tahan pada temperatur ini tanpa ada tanda-tanda rusak/karbonasi. Deposit las sangat halus dengan penetrasi yangd alam. Sangat sesuai dengan problem steel, terutama pada cast steel juga cast iron dengan kandungan karbon rendah.
E Cu Mn Ni Al DC+/AC Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00 kawat las bronze atau tembaga ini tahan terhadap keretakan. mudah digunakan pada posisi vertical maupun overhead. Kawat Las ini dapat digunakan untuk pelapisan bronze, stainless-steel, besi cor, baja, serta kuningan atau penggabungan logam-logam tersebut diatas, juga ahan bahan kimia dan karat, deposit las yang halus dengan penetrasi yang dalam dan teraknya mudah dibersihkan.
E Cu Sn-C Sn 8 Cu bal
DC+/AC
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
Kawat las ini digunakan untuk pengelasan Build up dan penyambungan logam Characteristic non ferro, Bronze, tembaga dan kuningan. Keistimewaan kawat las dapat digunakan penyambungan atau pelapisan logam yang berbeda Stainless Steel, Besi tuang dan Baja dengan hasil deposite las yang baik, juga tahan terhadap zat kimia, Tahan abrasi Air Laut, mudah proses Machiningnya, dapat digunakan pada semua posisi pengelasan.

Wednesday, June 3, 2015

TEKNIK LAS PENEBALAN (HARDFACING)

 

teknik las penebalan 3
Teknik las penebalan adalah pengelasan untuk menambahan material pada permukaan material atau benda kerja las yang lain, dan biasanya digunakan untuk komponen – komponen yang aus atau keropos.  Proses pengelasan dengan penebalan biasanya banyak digunakan pada alat berat atau peralata –peralatan tambang atau perkapalan misalnya scoops lift buckets , Ripper Teeth, Dozer Blades, Grader Blades, pada excavator, bull dozer, dump truck, dan lain – lain.
Las penebalan / las penebalan permukaan biasanya juga disebut Hardfacing. Setiap melakukan pengelasan hardfacing, maka elektroda atau kawat lasyang dipilih sesuai dengan metrial yang akan dilas.

LANGKAH KERJA TEKNIK LAS PENEBALAN (HARDFACING)

  • menyiapkan tempat kerja las
  • menyiapkan benda kerja las
  • memberi tanda dari tempat alur lasnya.
  • mengatur arus las (ampere) yang sesuai diameter elektroda atau kawat las.
  • membuat alur las yang pertama.
  • membuat alur las yang ke dua dengan bertumpang disebelah alur yang pertama.
  • menyusun bidang-bidang pengelasan dengan bertumpang.
  • membersihkan hasil pengelasan.

CARA KERJA TEKNIK LAS PENEBALAN (HARDFACING)


las penebalan teknik 2
Langkah Pertama, meletakkan bidang las dan melakukan las alur pertama. Dengan sudut arah memanjang dari batang elektroda lebih kecil dari 90 derajat  dan sudut arah melintangnya 90 derajat. lihat gambar [1]
Setelah selesai melakukan las alur yang pertama, bersihkan alur lasan pertama.  Kemudian melanjutkan pengelasan alur yang kedua dengan bertumpang pada alur las pertama. Ketika peletakan las, setiap alur las harus  berimpitan dengan alur las yang sudah ada, dengan tujuan agar hasil las penambahan las dapat dihasilkan las yang baik dan merata. Hal yang perlu juga diperhatikan dalam las penebalan ini bahwa dalam peletakan alur las yang kedua dan selanjutnya, setiap alur las yang sudah ada harus dicairkan lagi separuh dari alur las yang  sebelumnya. Proses pencairan alur las  yang baik akan dapat dicapai dengan merubah sudut arah melintang dari batang elektroda atau kawat las, dan juga tergantung dari tebal alur lasnya.   Sudut elektroda atau kawat arah melintangnya adalah  ±  75 derajat. lihat gambar [2] dan [3]

Monday, June 1, 2015

KAWAT LAS PERBAIKAN HAMMER MILL

kawat las perbaikan hammer mill

MESIN HAMMER MILL

Mesin Hammer Mill adalah mesin yang memiliki fungsi hampir sama dengan mesin stone crusher ataupun mesin ball mill. Tugas utamanya adalah sebagai penghancur material yang keras. Walaupun fungsi mesin-mesin tersebut sama yaitu mampu memproduksi bubuk tepung, namun mesin hammer mill lebih efektif dalam pembentukan tepung dibandingkan dengan semua mesin penghancur lainnya.

BAGIAN UTAMA MESIN HAMMER MILL

Bagian utama dari mesin ini adalah hammer (martil) yang terdapat dalam ruang penghancur pada mesin tersebut. Cara kerja mesin ini pada dasarnya adalah sistem penggilingan, dengan proses berupa alat yang berputar dengan kecepatan tinggi dimana alat tersebut mempunyai 3 sampai dengan 5 kaki berbentuk martil yang ujungnya tajam dan bertugas memukul bahan baku secara berulang-ulang hingga bahan baku ahncur menjadi bentuk tepung. Jadi akibat dari pukulan yang cepat dan berulang-ulang secara terus menerus itulah yang akhirnya menghancurkan bahan baku dengan maksimal.

PENGGUNAAN MESIN HAMMER MILL

Mesin jenis ini bisa menghancurkan bahan baku yang keras jenis apapun, baik batuan, kayu, kopi, jagung, tulang ikan maupun bahan lain untuk bahan baku berbagai industri. Biasanya semakin padat dan keras tipe bahan baku yang akan dihancurkan, maka akan semakin banyak gerigi di permukaan matril serta semakin tajam ujung dari martil tersebut. Mesin hummer mill mampu memprosess bahan baku untuk menjadikannya tepung dengan tingkat kehalusan hasil akhir yang sangat tinggi dan maksimal. Mesin ini banyak digunakan di berbagai industri saat ini, seperti industri penggilingan kopi, produksi pelet untuk pakan ternak, juga industri press board.

KELEBIHAN MESIN HAMMER MILL

Lebih murah karena cara kerjanya yang sederhana Bisa Menjadi pengaduk dari beberapa jenis bahan sekaligus Konstruksi yang sederhana Pengaturan hasil produksi sesuai kebutuhan Tidak mudah rusak karena minim benturan didalam ruang mesin KEKURANGAN Energi besar pada awal proses penggilingan Hasil gilingan tidak rata jika belum ada komponen penyaringan Biaya perakitan yang agak tinggi

KERUSAKAN MESIN HAMMER MILL

Untuk penggunaan mesin dengan tinggat produksi tinggi akan menyebabkan terjadinya beberapa kerusakan pada bagian martil. Kerusakan tersebut wajar terjadi jika memang digunakan pada industri skala besar dengan pemakaian setiap hari. Biasanya terjadi pengikisan atau keretakan pada bagian tersebut.

PERBAIKAN HAMMER MILL

Untuk perbaikan hammer mill diperlukan kawat las maintenance yang sesuai dengan jenis bahan hammer pada masing-masing mesin hammer mill. Kawat las Khusus Maintenance EDZONA menyediakan solusi kebutuhan tepat untuk perawatan mesin Anda. Kami menyediakan beberapa type yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan mesin Anda.

KAWAT LAS HARDFACING EDZONA-270

C 0.6 Si 1.7 Mn 0.4 Cr 9.0
120 % Recovery
DC+/AC
Hardness : 60-63 HRC
Diameter : 3,20 – 4,00
kawat las ini serbaguna untuk lapisan keras, tahan benturan tetapi juga tahan terhadap gesekan dan temperatur tinggi, juga mengandung unsur chromium yang membuat hasil las keras tetapi ulet dan tajam. ocok untuk pengelasan atau repair pisau pemotong besi, pelapis roll-roll pabrik kawat/paku, pisau-pisau alat-alat berat, pelapis matras (dies) penekuk baja, pisau-pisau tebu pada pabrik gula, mesin-mesin pengahancur, dll

KAWAT LAS HARDFACING EDZONA-290

C 4.5 Cr 2.4 W 2 Fe 5
DC+/AC
Hardness : 70-72 HRC
Diameter : 3,20 – 4,00
kawat las untuk pelapis dan membentuk kembali bagian yang aus depositenya bersifat tahan gesek dan tahan terhadap temperatur tinggi serta memiliki ketahanan baik terhadap kimia. Cocok untuk Parts Crusher kimia, Pisau tebu, Pengolahan pakan ternak, Parts pertambangan, Bucket, Crusher, Worm Screw, Impact Hammer, Pengaduk Mixing, Blade, Hammer Mills, Stone Crusher, Parts Pengeboran, Maxalator, Parts Pengeruk dll.